Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga Fenomena Makan Tabungan yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga Fenomena Makan Tabungan Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 756206, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803173849-17-756206/bos-lps-blak-blakan-soal-ciu-bpr-hingga-fenomena-makan-tabungan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia 03 August 2026 18:25 Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito AbimanyuΒ buka suara soal jumlah BPR yang dicabut izin usahanya, tren penurunan tabungan kecil, hingga perbandingan data LPS melalui Mandiri Saving Index.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kantor LPS, Senin (3/8/2026),Β Anggito mengungkapkan bahwa per Juni 2026 terdapat 18 BPR-BPRS yang tengah dalam proses likuidasi.
Faktor penyebabnya adalah fokus pemantauan LPS hanya pada perkembangan tabungan.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260803163952-19-756170/video-as-tunda-serang-iran-ihsg-melemah-tapi-rupiah-sukses-menguat”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/756170?comscore=off”,”time”:380,”title”:”Video: AS Tunda Serang Iran, IHSG Melemah Tapi Rupiah Sukses Menguat”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/03/as-tunda-serang-iran-ihsg-ditutup-melemah-tapi-rupiah-menguat-lawan-dolar-as-1785750345936_169.png”}]’); Next Article Bos LPS Ungkap Hasil Rapat dengan Prabowo Usai Perry Warjiyo Mundur yang mengakibatkan Ia menambahkan LPS tidak melakukan kajian mengenai dampak konsumsi dari fenomena tersebut,
Di sisi lain, secara agregat seluruh segmen mulai dari simpanan di bawah Rp5 juta, Rp10 juta, Rp100 juta, Rp200 juta, hingga di atas Rp5 miliar tetap menunjukkan pertumbuhan. sedangkan Anggito mengakui bahwa secara individual, ada nasabah yang menggunakan tabungannya dan ada pula yang menambah surplus tabungan,
Dari jumlah tersebut, 8 BPR di antaranya dicabut izin usahanya sepanjang semester I-2026.
Ia menambahkan, hingga akhir Juli 2026 jumlah BPR yang telah dicabut izin usahanya bertambah menjadi 10 BPR.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Pasar AS Masih Bergejolak, AI Tak Lagi Jadi Jaminan Saham Naik
Dari sisi proses pembayaran klaim penjaminan, Anggito menyebut kinerja LPS semakin cepat, melalui 70% dari total rekening nasabah sudah dibayarkan dalam 5 hari sejak pencabutan izin usaha.
Mengenai tren penurunan rata-rata tabungan pada segmen di bawah Rp100 juta sejak 2018, serta apakah hal ini mengindikasikan fenomena “makan tabungan”, Anggito menegaskan pihaknya menjawab berdasarkan data yang dikumpulkan bersama OJK, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan dari 696 juta rekening.
Ia menyatakan LPS memantau data secara agregat, bukan retrospektif hingga 2018, melainkan berbasis pertumbuhan tahunan.
Dampak dari hal tersebut adalah berbeda metodologi dengan data pertumbuhan tabungan yang dipaparkan LPS.
Ia menegaskan data LPS yang mencakup seluruh rekening menunjukkan simpanan tumbuh secara agregat di seluruh lapisan secara tahunan. akibat Ia menegaskan seluruh segmen simpanan meningkat, termasuk simpanan di atas Rp5 miliar yang menjadi pendorong utama Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan pertumbuhan 15,44% secara tahunan.
Terkait pertanyaan mengenai kontraksi Mandiri Saving Index sebesar 5,7% berbarengan dengan kenaikan indeks pinjaman 24%, Anggito menjelaskan bahwa Mandiri Index menggunakan basis perhitungan indeks sejak Januari 2022,
Menurutnya, simpanan di bawah Rp100 juta tumbuh 5,16% secara tahunan, sementara simpanan di bawah Rp5 juta tumbuh 7,36%.
Analisis mendalam tentang Bos LPS Blak-blakan Soal CIU BPR hingga Fenomena Makan Tabungan akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
