Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Asing Lepas Saham Komoditas, NSSS Pimpin Net Sell Pekan Lalu yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Tanpa transaksi tersebut, investor asing justru masih membukukan jual bersih (net sell) sekitar Rp2 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatat net sell mencapai Rp413,1 miliar.
Asing Lepas Saham Komoditas, NSSS Pimpin Net Sell Pekan Lalu Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755842, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260802213911-17-755842/asing-lepas-saham-komoditas-nsss-pimpin-net-sell-pekan-lalu’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 03 August 2026 07:55 Foto: Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Di balik catatan beli bersih (net buy) investor asing sebesar Rp7,10 triliun sepanjang perdagangan 27-31 Juli 2026, tekanan jual di pasar reguler ternyata masih membayangi sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Data foreign flow menunjukkan transaksi jumbo PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) senilai sekitar Rp9,33 triliun di pasar negosiasi menjadi faktor utama yang mengangkat total net buy asing selama sepekan.
Sebaliknya, saham MPRO, BREN, MORA, UNTR, dan ENRG menjadi penekan utama indeks.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260729145305-19-754787/video-terjebak-di-rp-18000-usd-rupiah-butuh-katalis-positif-ini”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/754787?comscore=off”,”time”:418,”title”:”Video: Terjebak di Rp 18.000/USD, Rupiah Butuh Katalis Positif Ini”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/29/masih-terjebak-di-rp-18000usd-rupiah-butuh-katalis-positif-ini-1785312063503_169.png”}]’); Next Article Asing Net Buy di Sesi 1, Saham Ini Diincar
Kenaikan indeks ditopang oleh saham-saham seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Siloam International Hospitals Tbk (SRAJ), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII).
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat net sell Rp187,9 miliar, diikuti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp172,9 miliar.
Sementara itu, saham perbankan juga belum sepenuhnya lepas dari tekanan.
Di posisi berikutnya terdapat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sebesar Rp237,6 miliar dan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp229,6 miliar.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Saham-saham berbasis komoditas juga masih menjadi sasaran aksi profit taking asing.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi bank melalui net sell asing terbesar sepanjang pekan, mencapai Rp114,7 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang 27-31 Juli 2026:
- PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) – Rp428,2 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp413,1 miliar
- PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) – Rp237,6 miliar
- PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) – Rp229,6 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp187,9 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp172,9 miliar
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) – Rp163,4 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DEWA) – Rp143,4 miliar
- PT MD Pictures Tbk (FILM) – Rp143,1 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp114,7 miliar
Baca:Kata-Kata Bos Danantara Soal Utang Whoosh, Singgung PT Pos & BUMN Ini
Meski demikian, IHSG tetap mampu ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,126 sepanjang pekan lalu.
Analisis mendalam tentang Asing Lepas Saham Komoditas, NSSS Pimpin Net Sell Pekan Lalu akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
