Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya dana (cost of fund) apabila tren tersebut berlanjut.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, saldo giro Bank Permata turun 12,2% sepanjang tahun berjalan (ytd) menjadi Rp64,74 triliun dari Rp73,71 triliun pada akhir 2025.
Penurunan juga terjadi pada tabungan yang menyusut 9,4% ytd menjadi Rp44,77 triliun dari sebelumnya Rp49,40 triliun.
Dampak dari hal tersebut adalah kenaikan porsinya dapat mempersempit margin bunga bersih (net interest margin/NIM) apabila tidak diimbangi dengan kenaikan imbal hasil aset produktif.
Baca: Superbank Cetak Cuan, tapi Saldo Defisit Laba Masih Tebal
Hal tersebut jugaΒ sering dengan Bank Indonesia yang telah mengerek BI rate sebesar 100 basis poin dalam satu bulan pada periode Mei-Juni 2026. akibat Pasalnya, deposito umumnya menawarkan bunga yang lebih tinggi dibandingkan giro maupun tabungan,
Akan tetapi hal tersebut seiring penurunan beban kerugian penurunan nilai (CKPN) dari Rp1,06 triliun menjadi Rp795 miliar.
Selain itu, Bank Permata juga mencatat kenaikan signifikan pada utang atas efek-efek yang dijual melalui janji dibeli kembali (repo) menjadi Rp10,91 triliun per Juni 2026, dari Rp2,26 triliun pada akhir 2025.
Pada saat yang sama, dana deposito bertambah hampir Rp10 triliun.
Perubahan komposisi dana pihak ketiga tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap biaya pendanaan bank.
Adapun pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) terakhir, BI memutuskan menahan BI rate di level 5,75%.
Sementara itu, indikasi tekanan terhadap bisnis inti yang sudah terlihat muncul dari pendapatan bunga dan syariah bersih yang turun menjadi Rp4,84 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp5,04 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, laba bersih masih naik menjadi Rp1,72 triliun dari Rp1,65 triliun.
Kredit yang diberikan tumbuh menjadi Rp158,98 triliun dari Rp152,11 triliun pada akhir tahun lalu, sementara laba bersih tetap meningkat pada semester pertama tahun ini.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260723110655-19-753194/video-bi-rate-ditahan-ihsg-menguat-lebih-1-tembus-6400″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/753194?comscore=off”,”time”:264,”title”:”Video: BI Rate Ditahan, IHSG Menguat Lebih 1% & Tembus 6.400″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/23/bi-rate-ditahan-ihsg-menguat-lebih-1-tembus-6400-1784780632030_169.png”}]’); Next Article PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun
Sebaliknya, deposito berjangka meningkat 14,3% ytd menjadi Rp79,65 triliun dari Rp69,67 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Secara total, dana murah Bank Permata turun sekitar Rp13,6 triliun dalam enam bulan pertama tahun ini.
Kenaikan penggunaan instrumen pendanaan jangka pendek ini terjadi bersamaan melalui pergeseran struktur dana pihak ketiga.
Meski demikian, kualitas aset Bank Permata masih relatif terjaga.
Dana murah atau current account saving account (CASA) menyusut, sementara dana mahal berupa deposito justru meningkat.
Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 755385, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260731113455-17-755385/bank-permata-kehilangan-dana-murah-cost-of-fund-berpotensi-naik’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 31 July 2026 13:20 Foto: Bank Permata
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β PT Bank Permata Tbk (BNLI) menghadapi perubahan struktur pendanaan pada semester I-2026.
Analisis mendalam tentang Bank Permata Kehilangan Dana Murah, Cost of Fund Berpotensi Naik akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
