Panda Bond Bikin RI Gak Bergantung Lagi ke Dolar AS

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Panda Bond Bikin RI Gak Bergantung Lagi ke Dolar AS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah kita tidak hanya bergantung pada penerbitan berdenominasi Dolar AS (Global Bond) atau Yen (Samurai Bond) di tengah volatilitas suku bunga global,” ujarnya.

Terakhir, Myrdal melihat rating AAA ini mengonfirmasi bahwa fundamental ekonomi, kecukupan cadangan devisa, dan stabilitas fiskal Indonesia diakui sangat solid oleh kacamata investor global.

(ras/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260618141514-19-743759/persiapkan-panda-bond-purbaya-ke-china-temui-menkeu-china-investor”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/743759?comscore=off”,”time”:75,”title”:”Persiapkan Panda Bond, Purbaya ke China Temui Menkeu China & Investor”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/18/persiapkan-panda-bond-purbaya-ke-china-temui-menteri-keuangan-china-investor-1781767325155_169.png”}]’); Next Article Purbaya: Investor China Tidak Peduli Rating S&P-Moody’s akibat Langkah pemerintah menargetkan ekuivalen US$ 1 miliar (sekitar 7 miliar yuan) pada emisi 23 Juli 2026 adalah manuver diversifikasi yang taktis.

“Masuk ke pasar renminbi membuka akses ke pool of capital Tiongkok yang masif,

Bonusnya adalah mengalirnya dana investor masuk ke dalam negeri.

“Panda Bond bisa menghadirkan inflow dari luar melalui biaya yang murah.

Ini tentu juga menjadi keberhasilan pemerintah dalam melakukan strategi diversifikasi pembiayaan fiskal.”

Baca: BI Rate Diramal Bisa Sampai 6,75%, Siap-Siap Bunga KPR Bakal Naik

Pemerintah akan menerbitkan obligasi berdenominasi yuan China atau yang dikenal sebagai panda bonds pada 23 Juli 2026.

Diketahui, pemerintah menargetkan penghimpunan dana dari panda bonds sebesar US$ 1 miliar.

Adapun Panda Bond dinilai oleh lembaga rating yang paling kuat di China, yakni Lianhe Credit Rating telah memberikan peringkat utang itu AAA/Stable.

Myrdal mengatakan bahwa rating AAA/Stable dari Lianhe Credit Rating merupakan pencapaian yang masif dan akan ada beberapa implikasi makroekonomi dan fiskal.

“Pertama, penurunan Cost of Fund, melalui profil risiko yang dinilai sangat minim, pemerintah memiliki posisi tawar yang kuat untuk menekan yield serendah mungkin.

Begini Isi Keputusan BI Tahan Suku Bunga 5,75%

Walaupun Indonesia mulai melepas ketergantungan terhadap dolar AS, Myrdal mengatakan tetap butuh waktu untuk menggeser penuh peran greenback sebagai alat transaksi melalui dunia internasional.

“Memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk mata uang lain menggantikan hegemoni dolar AS dalam aktivitas transaksi internasional,” ucap Myrdal.

Dirinya pun mengatakan bahwa Panda Bond sebagai keberhasilan pemerintah dalam melakukan strategi diversifikasi pembiayaan fiskal.

Saya lihat yield indikasi dari Panda Bond sangat rendah Pak.

Panda Bond Bikin RI Gak Bergantung Lagi ke Dolar AS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 753094, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260723064144-17-753094/panda-bond-bikin-ri-gak-bergantung-lagi-ke-dolar-as’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 23 July 2026 07:55 Foto: REUTERS/Jason Lee

Jakarta, CNBC Indonesia – Penerbitan obligasi berdenominasi China renminbi, Panda Bond, disebut ekonom dapat membuat Indonesia tidak lagi bergantung melalui dolar Amerika Serikat (AS).

Ekonom PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Myrdal Gunarto melihat secara bertahap Indonesia sudah mulai melepaskan ketergantungan akan dolar AS.

Faktor penyebabnya adalah secara bertahap saat ini transaksi LCT dengan mata uang Tiongkok juga terus meningkat,” ujar Ekonom PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Myrdal Gunarto kepada CNBC Indonesia pada Rabu (22/7/2026).

Baca: Lengkap! yang mengakibatkan Indonesia telah memulai transaksi dengan mata uang Yuan di jalur perdagangan, melalui skema local currency transaction (LCT) dan kini fiskal pemerintah pun mulai diperkuat dengan penerbitan surat utang mata uang Negeri Panda tersebut.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Iya,

Ini sangat krusial untuk menjaga beban bunga utang APBN tetap efisien,” ucap Myrdal.

Kedua adalah diversifikasi Basis Investor dan Mata Uang.

Analisis mendalam tentang Panda Bond Bikin RI Gak Bergantung Lagi ke Dolar AS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *