Asing Net Sell Rp302 Miliar di Sesi I, Tapi Terciduk Borong BBRI

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Asing Net Sell Rp302 Miliar di Sesi I, Tapi Terciduk Borong BBRI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(BBNI) Rp31,01 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk.

Nilai transaksi siang ini mencapai Rp8,27 triliun yang melibatkan 20,1 miliar saham dalam 1,4 juta kali transaksi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Setelah Ada Crossing Jumbo, PKPK Akuisi Perusahaan Kapal Rp 890 M

Mengutip Refinitiv, mayoritas sektor menguat, melalui hanya sektor kesehatan dan utilitas yang terkoreksi.

(BBCA) 4,41 poin.

Pergerakan IHSG terjadi di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang sejumlah agenda penting bank sentral pekan ini.

(BNBR) senilai Rp43,13 miliar dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

(PGAS) sebesar Rp15,58 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

(TPIA) – Rp28,18 miliar

  • PT Amman Mineral Internasional Tbk.

    (SRTG) – Rp10,19 miliar

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

    (BRPT) Rp29,44 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.

    (TLKM) Rp17,93 miliar.

    Berikut daftar net foreign sell dan net foreign buy investor asing pada perdagangan sesi I Senin (20/7/2026).

    Net Foreign Sell

    1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

      (ASII) – Rp69,86 miliar

    2. PT Bank Central Asia Tbk.

      (PGAS) – Rp15,58 miliar

    3. PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

      (BBRI) menjadi saham yang paling banyak diborong asing melalui nilai pembelian bersih mencapai Rp116,70 miliar.

      Selanjutnya, asing juga mengoleksi PT Bakrie & Brothers Tbk.

      (TPIA) Rp28,18 miliar, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk.

      Di posisi berikutnya terdapat PT Astra International Tbk.

      (AMMN) – Rp21,88 miliar

    4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk.

      Dari eksternal, pasar juga menantikan keputusan Loan Prime Rate (LPR) China, suku bunga European Central Bank (ECB), serta rilis data perdagangan dan inflasi Jepang.

      Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp302,86 miliar di seluruh pasar (all market).

      Sebanyak 398 saham menguat, 188 melemah, dan 205 lainnya stagnan.

      Dari dalam negeri, fokus utama tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan pada Rabu (22/7/2026), di mana konsensus pasar memperkirakan BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%.

      (BBCA) – Rp53,43 miliar

    5. PT Aneka Tambang Tbk.

      (BBCA) Rp53,43 miliar.

      Selain itu, investor asing juga tercatat melepas saham komoditas logam PT Aneka Tambang Tbk.

      (ANTM) sebesar Rp46,87 miliar, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk.

      (ANTM) – Rp46,87 miliar

    6. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk.

      Sektor konsumer primer memimpin penguatan sebesar 1,47%, disusul barang baku, energi, dan properti.

      (BUVA) – Rp35,22 miliar

    7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

      (BUVA) Rp35,22 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

      (BRPT) – Rp29,44 miliar

    8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk.

      Di tengah aksi jual tersebut, asing tercatat malah mengakumulasi saham BBRI senilai RP 116 miliar.

      Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I tercatat mencapai Rp5,65 triliun, melalui rincian foreign buy sebesar Rp2,67 triliun dan foreign sell Rp2,98 triliun.

      Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

      (CUAN) – Rp30,74 miliar

    9. PT Barito Pacific Tbk.

      (BRIS) – Rp13,79 miliar

    Net Foreign Buy

    1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

      (TLKM) sebesar 7,38 poin dan PT Bank Central Asia Tbk.

      (AADI) Rp13,69 miliar.

      Di tengah derasnya arus keluar dana asing, sejumlah saham justru menjadi incaran aksi beli.

      (BMRI) – Rp229,11 miliar

    2. PT Astra International Tbk.

      (CUAN) milik Prajogo Pangestu senilai Rp30,74 miliar.

      (BBRI) – Rp116,70 miliar

    3. PT Bakrie & Brothers (BNBR) – Rp43,13 miliar
    4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

      (ASII) yang dilepas asing senilai Rp69,86 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk.

      (ADRO) Rp18,32 miliar, serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

      (TLKM) – Rp17,93 miliar

    5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

      (ADRO) – Rp18,32 miliar

    6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

      (BBRI) menjadi penggerak utama indeks melalui sumbangan 11,68 poin, diikuti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

      (INDF) – Rp14,61 miliar

    7. PT Gudang Garam Tbk.

      Minat beli turut menghampiri PT Barito Pacific Tbk.

      (GGRM) – Rp10,52 miliar

    8. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

      (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

      Jakarta, CNBC Indonesia – Investor asing membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) pada perdagangan sesi I Senin (20/7/2026), kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu melesat ke level 6.228 ditopang saham perbankan dan telekomunikasi.

      Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile, pada akhir sesi pertama hari ini IHSG berada di level 6.228,92, melonjak 53,38 poin atau 0,86% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

      (BRIS) Rp13,79 miliar, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk.

      Asing Net Sell Rp302 Miliar di Sesi I, Tapi Terciduk Borong BBRI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 752206, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720133638-17-752206/asing-net-sell-rp302-miliar-di-sesi-i-tapi-terciduk-borong-bbri’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 20 July 2026 13:46 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026).

      (AMMN) Rp21,88 miliar.

      Tekanan jual asing juga menghampiri PT Perusahaan Gas Negara Tbk.

      (AMRT) – Rp9,86 miliar

    (fsd/fsd) Add as a preferred
    source on Google [Gambas:Video CNBC]
    var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260715143348-19-751031/video-selat-hormuz-memanas-seberapa-kuat-ihsg-bisa-terus-menghijau”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/751031?comscore=off”,”time”:565,”title”:”Video: Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/15/selat-hormuz-kembali-memanas-seberapa-kuat-ihsg-bisa-terus-melaju-hijau-1784102722447_169.png”}]’); Next Article Usai Pengumuman MSCI, Aksi Jual Asing Mulai Mereda di Bursa RI

    (BMRI), melalui nilai penjualan bersih mencapai Rp229,11 miliar.

    (BBNI) – Rp31,01 miliar

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk.

    Analisis mendalam tentang Asing Net Sell Rp302 Miliar di Sesi I, Tapi Terciduk Borong BBRI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

    📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

    Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

  • By

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *