Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Melesat 0,86% ke Level 6.228 Ditopang Saham BBRI dan TLKM yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Emiten Ini Sebut Kasus Jiwasraya Bikin Bisnis Jeblok
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Penguatan indeks diikuti membaiknya market breadth.
Serangkaian agenda tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan pasar keuangan global, termasuk IHSG, sepanjang pekan ini.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article Breaking News!
IHSG Melesat 0,86% ke Level 6.228 Ditopang Saham BBRI & TLKM Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 752182, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260720121838-17-752182/ihsg-melesat-086-ke-level-6228-ditopang-saham-bbri-tlkm’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 20 July 2026 12:55 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Tercatat sebanyak 398 saham menguat, 188 saham melemah, sementara 205 saham bergerak stagnan.
Sementara itu sektor konsumer primer naik 1,47%, barang baku ,118%, energi 0,99% dan properti 0.98%.
Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi penggerak utama kinerja IHSG melalui kenaikan 11,68 indeks poin, lalu diikuti oleh Telkom Indonesia (TLKM) sebanyak 7,38 indeks poin dan Bank Central Asia (BBCA) 4,41 indeks poin.
Saham BBRI juga tercatat menjadi yang paling diborong investor asing pada sesi pertama dengan net buy senilai Rp 117 miliar, meski secara keseluruhan di pasar modal hari ini asing membukukan aksi jual bersih (net sell) Rp 303 miliar.
Saham TLKM juga diborong asing senilai Rp 18 miliar, sedangkan BBCA tercatat dijual asing (net sell) Rp 53 miliar.
Penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan bursa Asia yang cenderung bervariasi.
Nilai transaksi mencapai Rp 8,27 triliun melalui volume perdagangan 20,1 miliar saham dalam 1,4 juta kali transaksi.
Mengutip data Refinitiv, mayoritas sektor perdagangan di bursa menguat dengan hanya kesehatan dan utiliti yang terkoreksi.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,86% pada akhir perdagangan sesi pertama, Senin (20/7/2026), didorong aksi beli yang terjadi hampir di seluruh sektor di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang sejumlah agenda penting bank sentral pekan ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile, IHSG berada di level 6.228,92, melonjak 53,38 poin atau 0,86% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Di Ujung Tanduk!
Investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi, sekaligus menunggu rangkaian keputusan suku bunga dari sejumlah bank sentral dunia.
Dari dalam negeri, fokus utama tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan pada Rabu (22/7/2026).
Konsensus pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, seiring mulai stabilnya rupiah dan inflasi yang masih berada dalam rentang sasaran bank sentral.
Sementara itu, dari eksternal pelaku pasar juga menantikan keputusan Loan Prime Rate (LPR) China, suku bunga European Central Bank (ECB), serta rilis data perdagangan dan inflasi Jepang.
Analisis mendalam tentang IHSG Melesat 0,86% ke Level 6.228 Ditopang Saham BBRI dan TLKM akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
