Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Nyaris Kalah Sama Antrean 1-2 Lot DCII yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Akan tetapi saham ini sempat naik 665,74% ke level tertinggi Rp359.900 dalam kurun waktu sekitar enam bulan.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Adapun DCII pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia pada Januari 2021 melalui harga penawaran Rp 420.
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menjadi pemberat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (16/6/2026).
Akibatnya, transaksi dalam jumlah relatif kecil pun berpotensi menggerakkan harga saham secara signifikan dibandingkan melalui saham yang kepemilikannya lebih tersebar.
Sepanjang tahun berjalan, DCII turun 16,41%.
IHSG Nyaris Kalah Sama Antrean 1-2 Lot DCII Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751272, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260716111310-17-751272/ihsg-nyaris-kalah-sama-antrean-1-2-lot-dcii’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 16 July 2026 12:20 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Artinya bila dibandingkan harga penawaran tersebut melalui harga tertinggi, saham DCII sempat naik puluhan ribu persen.
Sementara itu, kenaikan signifikan harga saham DCII telah membuat Toto Sugiri dan Marina Budiman masuk dalam 10 besar orang terkaya di Indonesia berdasarkan data Forbes.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260710104924-19-749737/video-jurus-mi-keruk-cuan-investasi-di-era-perang–gejolak-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/749737?comscore=off”,”time”:577,”title”:”Video: Jurus MI Keruk Cuan Investasi di Era Perang – Gejolak Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/07/10/jurus-mi-keruk-opportunity-cuan-di-tengah-sentimen-perang-rupiah-melemah-inflasi-naik-1783655736393_169.png”}]’); Next Article IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%
Menariknya, tekanan terhadap indeks terjadi saat transaksi saham tersebut sangat minim, bahkan antrean jual di pasar hanya berkisar 1-2 lot pada beberapa level harga.
Berdasarkan data perdagangan hingga sekitar pukul 11.30 WIB, saham DCII turun ke level 183.900 atau melemah sekitar 7,4% dari penutupan sebelumnya.
Padahal, antrean penawaran (offer) hanya terlihat sebanyak 1-2 lot di sejumlah level harga, sementara antrean beli juga relatif tipis.
Meski transaksi sangat kecil, penurunan harga DCII memangkas sekitar 15 poin IHSG, menjadikannya kontributor negatif terbesar terhadap pergerakan indeks hari ini.
Dengan 99,96% saham dikuasai oleh sejumlah kecil pemegang saham, porsi saham yang tersedia di pasar menjadi sangat terbatas.
Bahkan DCII sempat membuat IHSG menyentuh zona merah pada 30 menit awal perdagangan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sebagai informasi, DCII saat ini merupakan emiten melalui kapitalisasi pasar terbesar ke-3 dengan nilai Rp 438,3 triliun.
Emiten milik Otto Toto Sugiri, Marina Budiman, dan Han Arming Hanafia tersebut saat ini berada di dalam daftar high concentration list (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per tanggal 30 Juni 2026.
Saham DCII dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 99,96% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.
Baca: 6 Hari Naik 161,73%, Saham PRDL Gerak Gak Wajar dan Dipantau BEI
Kondisi ini menunjukkan kepemilikan saham DCII sangat terkonsentrasi.
Analisis mendalam tentang IHSG Nyaris Kalah Sama Antrean 1-2 Lot DCII akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
