Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.055

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.055 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun pada perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS turun tajam 0,43%.

//

Dengan melihat tren pelemahan indeks dolar AS, pasar tampak tengah melakukan aksi jual pada aset berdenominasi dolar AS.

Data harga produsen yang lebih lunak memperkuat pandangan bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) masih dapat bersabar dalam menentukan arah suku bunga.

Meski begitu, pasar tetap mencermati eskalasi terbaru antara AS dan Iran.

Kebijakan ini ditempuh untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah serta pendalaman pasar keuangan domestik.

“Dalam rangka stabilisasi moneter bisa jual NDF, tidak boleh beli.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan bahwa BI telah masuk ke pasar Non-Deliverable Forward (NDF) di luar negeri atau offshore sejak April 2026.

Hal tersebut disampaikan Destry dalam Investment Forum 2026 yang digelar CNBC Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/7/2026).

“Sejak April, terobosan BI masuk di pasar NDF 24 jam 6 hari.

Angka ini berbalik dari Mei 2026 yang sebelumnya direvisi menjadi naik 0,6%.

Realisasi tersebut lebih rendah dari perkiraan pasar yang sebelumnya memperkirakan PPI tidak berubah.

Kondisi ini pada akhirnya dapat membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia setelah data harga produsen Amerika Serikat (AS) dirilis lebih rendah dari perkiraan.

Kami menggunakan kanwil di luar untuk masuk monitor NDF,” kata Destry.

Menurut Destry, BI masuk ke pasar NDF melalui bantuan kantor perwakilan di luar negeri, termasuk Singapura, Hong Kong, dan New York.

Selain itu, BI juga memberi pengecualian atas larangan transaksi NDF jual valas terhadap rupiah di pasar luar negeri bagi dealer utama Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) tertentu yang memenuhi syarat.

Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (15/7/2026), rupiah ditutup menguat 0,11% ke level Rp18.060/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Jurus BI Berhasil!

Data tersebut memperkuat tanda-tanda meredanya tekanan inflasi di AS.

Producer Price Index (PPI) untuk permintaan akhir turun 0,3% pada Juni 2026.

SBN dan SRBI Kebanjiran Dana Asing Rp 105 Triliun

Sementara itu, dinamika pergerakan indeks dolar AS (DXY) masih cukup menarik.

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.055 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751176, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260716081959-17-751176/rupiah-dibuka-menguat-dolar-as-turun-ke-rp18055’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 16 July 2026 09:02 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diย Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).ย (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia –ย Nilai tukar rupiah dibuka di zona hijau terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (16/7/2026).

DXY pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 100,505.

Penguatan terjadi di tengah aksi jual dolar oleh pelaku pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda berhasil mengawali perdagangan pagi ini melalui terapresiasiย tipis 0,03% atau menguat ke level Rp18.055/US$.

Kondisi ini sekaligus melanjutkan tren penguatan rupiah.

Faktor penyebabnya adalah ada hubungan ke BI dan banyak juga terkait LCT dan sebagainya,” papar Destry.

Selain pelonggaran NDF offshore bagi dealer PUVA, BI juga memperluas instrumen operasi moneter valas dengan instrumen spot dan swap dalam valuta Offshore Chinese Renminbi (CNH) terhadap rupiah.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260609124124-19-741351/video-mendadak-bi-gelar-rdg-naikkan-suku-bunga-25-bps-jadi-550″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741351?comscore=off”,”time”:113,”title”:”Video: Mendadak BI Gelar RDG, Naikkan Suku Bunga 25 Bps Jadi 5,50%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/09/rupiah-sentuh-rp-18000usd-bi-naikkan-suku-bunga-25-bps-jadi-550-1780985344491_169.png”}]’); Next Article Breaking! yang mengakibatkan Kenapa primary dealers,

Dampak dari hal tersebut adalah risiko terhadap prospek inflasi belum sepenuhnya mereda.

Adapun, Bank Indonesia (BI) juga terus berupaya melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. akibat Ketegangan yang kembali meningkat membuat harga minyak masih bertahan di dekat level tertinggi dalam satu bulan terakhir,

Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.055 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *