Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah – IHSG Bisa Melanjutkan Penguatan?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah – IHSG Bisa Melanjutkan Penguatan? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Video Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah – IHSG Bisa Melanjutkan Penguatan?

Faktor penyebabnya adalah bisa berefek ke suku bunga AS yang belum mencapai target 2%.

Dari sisi nilai tukar, Rupiah bergerak cukup positif pada perdagangan Rabu (15/07/2026) di level Rp 18.000 per Dolar AS, namun sejumlah sentimen masih harus diwaspadai karena dapat menekan posisi mata uang Garuda.

Sentimen apa saja yang menjadi perhatian pasar keuangan? yang mengakibatkan Meski demikian, potensi kenaikan Harga minyak seiring dengan Kembali panasnya Timur Tengah masih terus diwaspadai

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751030, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715143346-19-751030/video-inflasi-as-melandai-rupiah–ihsg-bisa-melanjutkan-penguatan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia 15 July 2026 15:14

Jakarta, CNBC Indonesia– Di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS, The Fed muncul kabar positif dari data inflasi konsumen (Consumer Price Index/CPI) AS pada Juni 2026 turun ke 3,5% (yoy) dari sebelumnya sebesar 4,2%.

FX Analyst CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama memandang perkembangan data inflasi AS yang turun seiring melalui terkoreksinya Harga minyak global menjadi sentimen yang diharapkan dapat meredam pengetatan kebijakan moneter The Fed.

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini melalui FX Analyst CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama dalam Power Lunch, CNBC (Kamis, 15/07/2026)

CNBC Indonesia menghadirkan CNBC Investment Forum 2026 untuk membahas peluang dan tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) dalam memperkuat sektor keuangan sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia.

Add as a preferred
source on Google Bagikan: const copyurltv = document.getElementById(“copyurltv”); const copyThistv = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); }; copyurltv.addEventListener(“click”, () => { copyThistv(); }); var article = { idnews: 751030, idkanal: 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715143346-19-751030/video-inflasi-as-melandai-rupiah–ihsg-bisa-melanjutkan-penguatan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-bottom-tv’)); }, 1000 ); });

Analisis mendalam tentang Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah – IHSG Bisa Melanjutkan Penguatan? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *