Rupiah Lanjut Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp18.060

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Lanjut Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp18.060 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sebelumnya, DXY mengalami tekanan tajam 0,31% pada perdagangan Selasa (14/7/2026).

//

Penguatan rupiah masih ditopang oleh tekanan terhadap dolar AS di pasar global setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.

Inflasi tahunan AS turun menjadi 3,5% pada Juni 2026.

Faktor penyebabnya adalah mereka melakukan assessment sebelum data triwulan pertama keluar. yang mengakibatkan S&P juga mempertahankan outlook Indonesia di level stabil.

Keputusan ini menjadi angin segar bagi Indonesia, terutama setelah sebelumnya Moody’s dan Fitch merevisi outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan S&P tersebut lebih adil dibandingkan penilaian lembaga pemeringkat lainnya.

“Saya sudah bilang berkali-kali kan, lembaga-lembaga sebelumnya yang lain, ada kemungkinan mereka offside

Rupiah Lanjut Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp18.060 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 751034, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260715144550-17-751034/rupiah-lanjut-menguat-dolar-as-kini-parkir-di-rp18060’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 15 July 2026 15:04 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (15/7/2026).

Jadi ini S&P yang lebih fair saya pikir,” ungkap Purbaya di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (15/7/2026).

Sentimen tersebut turut menjaga persepsi pasar terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia, di tengah tekanan global yang masih tinggi.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260619112717-19-744008/video-bi-rate-naik-lagi-rupiah-melemah-ke-rp-17800-per-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/744008?comscore=off”,”time”:546,”title”:”Video: BI Rate Naik Lagi, Rupiah Melemah ke Rp 17.800 per Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/19/bi-rate-naik-lagi-rupiah-melemah-ke-rp-17790-per-dolar-as-1781843680660_169.png”}]’); Next Article Rupiah Melemah 0,35%, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.365

Realisasi tersebut lebih dalam dibandingkan ekspektasi deflasi 0,1%.

Deflasi bulanan ini menjadi yang pertama sejak Mei 2020.

Meski begitu, peluang kenaikan suku bunga pada tahun ini masih cukup besar, yakni 80%, turun dari 89% pada Senin.

Melemahnya dolar AS di pasar global pada akhirnya membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Sentimen positif juga datang dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek.

Posisi ini membuat rupiah terapresiasi 0,11% pada perdagangan hari ini.

Baca: Bos OJK Sebut Investor Domestik di Pasar Modal RI Tembus 30 Juta

Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak cukup terbatas melalui kecenderungan menguat.

Saya bilang ya terlalu cepat, bukan mereka salah, ya terlalu cepat.

Penguatan terjadi di tengah dinamika dolar ASΒ di pasar global yang tengah menghadapi tekanan.Β 

Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah menutup perdagangan di posisi Rp18.060/US$.

Penurunan tersebut juga menjadi kontraksi bulanan terbesar sejak April 2020, atau pada masa awal pandemi Covid-19.

Data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membuat ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) ikut mereda.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada Juli turun menjadi 16%, dari 42% pada Senin.

Mata uang Garuda bergerak di rentang Rp18.040-Rp18.077/US$.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 100,912.

Namun secara bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS mencatat deflasi 0,4%.

Angka tersebut menandai penurunan pertama dalam empat bulan terakhir, lebih rendah dibandingkan posisi Mei 2026 yang sebesar 4,2%, serta berada di bawah proyeksi konsensus sebesar 3,8%.

Secara rinci, indeks energi masih mencatat kenaikan tahunan sebesar 15,7%, sementara harga makanan naik 3,0%.

Analisis mendalam tentang Rupiah Lanjut Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp18.060 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *