Bertahun-Tahun Dijauhi, Saham Emiten Sektor Ini Mulai Bangkit

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bertahun-Tahun Dijauhi, Saham Emiten Sektor Ini Mulai Bangkit yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah mampu mencatat ekspansi bisnis ketika banyak perusahaan barang konsumsi justru menghadapi perlambatan penjualan.

Survei US Sustainable Investing Forum menunjukkan 60% investor masih mengecualikan saham tembakau dari portofolionya pada 2025. yang mengakibatkan Namun kini, sektor tersebut mulai menarik perhatian investor dengan orientasi pertumbuhan

Faktor penyebabnya adalah alasan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Meski industri tembakau masih termasuk sektor yang paling sering dikeluarkan dari portofolio investasi-bersama industri senjata dan bahan bakar fosil-sejumlah pengelola dana kini mulai lebih terbuka terhadap perusahaan yang secara aktif mengurangi ketergantungan pada rokok konvensional.

PMI menjadi pemimpin dalam transformasi tersebut. yang mengakibatkan Namun strategi tersebut dinilai tidak akan efektif dalam jangka panjang seiring semakin berkurangnya jumlah konsumen rokok.

Investor Institusi Mulai Kembali Melirik

Transformasi menuju produk bebas asap juga membuka peluang kembalinya investor institusi yang sebelumnya menghindari saham perusahaan rokok

Aturan lama itu dinilai menghambat inovasi dan memberi ruang bagi produk ilegal menguasai pasar.

Analis Jefferies memperkirakan lebih dari dua pertiga produk vape yang beredar di Amerika Serikat saat ini merupakan produk ilegal, melalui mayoritas berasal dari China.

Meski menuai kritik dari kalangan kesehatan masyarakat, kebijakan baru tersebut diperkirakan akan mempercepat ekspansi bisnis produk bebas asap.

Pada 2025, sekitar 41% pendapatannya berasal dari produk non-kombustibel.

Data Jefferies menunjukkan pangsa pasar BAT di segmen tersebut melonjak menjadi 16,2% pada 2025 dari hanya 6,7% setahun sebelumnya.

Perubahan preferensi konsumen juga menjadi faktor pendukung.

Faktor penyebabnya adalah pertimbangan etika dan tekanan regulasi. yang mengakibatkan Bertahun-Tahun Dijauhi, Saham Emiten Sektor Ini Mulai Bangkit Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 749934, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710174447-17-749934/bertahun-tahun-dijauhi-saham-emiten-sektor-ini-mulai-bangkit’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 10 July 2026 18:10 Foto: Altria Group

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham perusahaan rokok kembali menjadi perhatian investor global setelah bertahun-tahun dijauhi

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan harus merebut kembali konsumen vape di Amerika Serikat yang selama ini banyak menggunakan produk ilegal.

Perusahaan juga mulai menikmati pertumbuhan pesat Velo Plus, produk kantong nikotin yang kini menjadi salah satu merek melalui pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat.

Kinerja itu melampaui kenaikan kelompok saham teknologi “Magnificent Seven”.

Secara umum, saham perusahaan tembakau juga mencatat performa positif, termasuk Altria Group, produsen Marlboro di Amerika Serikat, yang melonjak lebih dari 50% dalam periode yang sama.

Salah satu faktor pendorong adalah perubahan arah kebijakan di Amerika Serikat.

Kondisi itu membuat saham PMI diperdagangkan pada valuasi sekitar 21 kali proyeksi laba, atau sekitar 70% lebih tinggi dibanding BAT maupun Altria.

Sementara itu, sekitar 20% pendapatan global BAT kini berasal dari produk bebas asap seperti Vuse dan Velo.

Meski demikian, angka itu turun dibandingkan 66% pada tahun sebelumnya, menandakan mulai adanya perubahan persepsi terhadap sektor tersebut.

Perdebatan mengenai manfaat vape dibanding rokok konvensional memang masih berlangsung.

Jefferies mencatat volume penjualan rokok di kawasan tersebut telah turun sekitar sepertiga sejak 2020.

Selama ini, perusahaan rokok masih mampu menjaga pendapatan melalui kenaikan harga.

Pergeseran persepsi serupa kini juga mulai terjadi di pasar modal, ketika investor kembali mempertimbangkan saham perusahaan tembakau yang berhasil bertransformasi menuju bisnis bebas asap.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260624124908-19-745338/video-suni-raja-bagi-dividen-bbtn-mau-buyback-saham”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/745338?comscore=off”,”time”:347,”title”:”Video: SUNI & RAJA Bagi Dividen, BBTN Mau Buyback Saham”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/24/suni-raja-bagi-dividen-bbtn-mau-buyback-saham-1782283440265_169.png”}]’); Next Article Mau Investasi Saham?

Melihat tren tersebut, PMI pun mulai meluncurkan versi lembap Zyn di pasar Amerika Serikat.

Selama ini saham perusahaan rokok identik melalui investor yang mengejar dividen tinggi dan valuasi murah.

Namun banyak ahli sepakat bahwa produk bebas asap memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah dibanding rokok.

Pemerintahan Presiden Donald Trump periode kedua dinilai lebih ramah terhadap industri tembakau dibanding pemerintahan Joe Biden, bahkan dibanding masa jabatan Trump sebelumnya.

Perubahan tersebut meredakan kekhawatiran investor terhadap risiko regulasi yang selama bertahun-tahun membebani saham perusahaan rokok, terutama sejak Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada 2017 mengancam akan memperketat aturan terhadap rokok konvensional.

Selain itu, perusahaan-perusahaan tembakau juga disebut meningkatkan aktivitas lobi politik, termasuk memberikan kontribusi kepada komite aksi politik pendukung Trump (MAGA Inc.), untuk memperjuangkan sejumlah kepentingan industri.

Perubahan kebijakan terbaru FDA juga dinilai menjadi angin segar, khususnya bagi BAT.

Produk andalannya adalah IQOS, perangkat tembakau yang dipanaskan dan telah sukses di Jepang serta Eropa, meski belum sepenuhnya dipasarkan di Amerika Serikat.

Di pasar AS, PMI mengandalkan Zyn, produk kantong nikotin yang populer.

Pengguna kini lebih menyukai kantong nikotin melalui tekstur lembap seperti Velo Plus dibandingkan Zyn versi lama yang lebih kering.

Berdasarkan pengalaman PMI, porsi tersebut merupakan titik awal ketika pasar mulai memberikan valuasi premium kepada perusahaan.

BAT menargetkan separuh pendapatannya berasal dari produk bebas asap pada 2035.

Philip Morris International (PMI) menjadi contoh paling menonjol, sementara British American Tobacco (BAT) dinilai mulai mengikuti jejak tersebut.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Ada Isu Mau Merger melalui BFI Finance (BFIN), Bank Jago Buka Suara

Investor yang membeli saham BAT dua tahun lalu bahkan telah menggandakan investasinya.

Faktor penyebabnya adalah jumlah perokok di Amerika Utara terus menyusut. yang mengakibatkan Langkah itu menjadi penting

Regulator kini mengizinkan produsen menjual produk vape maupun kantong nikotin baru selama proses evaluasi izin pemasaran alias Premarket Tobacco Product Application (PMTA) masih berlangsung.

Sebelumnya, perusahaan harus menunggu persetujuan penuh sebelum produk boleh dipasarkan, proses yang dapat memakan waktu bertahun-tahun.

Kali ini, kebangkitan tersebut didorong oleh pesatnya pertumbuhan produk bebas asap (smoke-free) seperti rokok elektrik (vape), produk tembakau yang dipanaskan (heated tobacco), hingga kantong nikotin (nicotine pouch).

Mengutip laporan The Wall Street Journal, perusahaan yang berhasil menggeser bisnisnya ke produk non-konvensional kini memperoleh penilaian (valuasi) yang lebih tinggi di pasar saham.

Analisis mendalam tentang Bertahun-Tahun Dijauhi, Saham Emiten Sektor Ini Mulai Bangkit akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *