Mantan Polisi Dapat Rp 215 Miliar Berkat Mesin ATM

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Mantan Polisi Dapat Rp 215 Miliar Berkat Mesin ATM yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Jumlah itu belum melalui bonus dan benefit, dan membuat dia mengantongi US$272 ribu (Rp 4,8 miliar).

Meski begitu dia merasa keseimbangan hidup profesional dan personalnya mulai hilang.

Modal untuk membangun ATM sekitar US$3.000 (Rp 53,9 juta) melalui risiko yang relatif minim.

Selain itu, pemilik mesin ATM juga dapat dengan mudah memindahkan ATM jika merasa lokasi penempatan mesin tidak terlalu menghasilkan.

Faktor penyebabnya adalah modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak. yang mengakibatkan Kemudian Alex mencari tahu hingga bergabung ke dalam grup di media sosial.

Bisnis ATM ini cukup berseberangan dengan pengetahuan yang dimilikinya, namun Alex tertarik

Hanya dalam tiga tahun, dia memutuskan keluar dari pekerjaannya di kepolisian dan menekuni bisnis ATM.

Pada awalnya, dia menaruh uang US$2.000-3.000 (Rp 35,9 juta-Rp 53,9 juta) Penghasilan minimal dari satu mesin saat itu sekitar US$200 (rp 3,5 juta), dan dia menyadari lokasi terbanyak melakukan transaksi berada di toko minuman keras.

Komisi dari lokasi-lokasi itu memberikan profit antara US$250-500 (Rp 4,4 juta-Rp 8,9 juta) per bulan per mesin ATM.

Saya lalu mengambil ide itu dan mencari tahu lebih dalam.

Dengan mekanisme ini, Alex menjadi lebih santai dalam mengatur bisnisnya.

Alex mengatakan pelajaran berharga dari pengalaman bisnisnya adalah berusaha untuk berinvestasi pada diri sendiri.

“Semuanya bermula dari rekan kerja saya yang memiliki ide ini.

Dia mendaftarkan dua kartu kredit untuk membeli mesin.

Kartu kredit yang dipilihnya adalah tidak memiliki bunga untuk satu tahun pertama.

Dia memutuskan untuk berbisnis ATM dan ternyata berhasil mengantongi US$12 juta (Rp 215 miliar).

Mengutip The Sun US, Kamis (25/6/2026) Alex pernah bekerja sebagai detektif di Satuan Tugas Narkotika hingga bergabung melalui Unit Korban Khusus.

Alex harus bekerja selama 60-100 jam hampir setiap minggunya.

Akhirnya dia memutuskan untuk melakukan investasi pada aset bergerak.

Ternyata 6 lokasi berhasil diamankan yang berada di toko minuman keras sebanyak 3 mesin ATM, 2 mesin di salon, dan 1 salon kecantikan.

Dengan cepat mesin-mesin ATM itu memberikan profit pada Alex.

Pada 2018, akhirnya dia mulai bisnis ATM.

Baca: TNI Temukan Emas di Sukabumi, Negara Simpan di Bank Kakek Prabowo

Untuk memilih lokasi, Alex mengambil cuti dua minggu.

Tidak semua mesin baru melalui kisaran harga US$1.800-2.200 tergantung model, dan dia tak perlu membayar 30% untuk agen lagi.

Dua tahun setelah bisnisnya dimulai pada 2020, Alex tercatat memiliki 30 ATM di San Fransisco dengan keuntungan US$250-1.500 per bulan.

Saya menggunakan berbagai media dan baca banyak sumber.

Jadi gaji yang dia dapatkan bulanan bisa dialokasikan untuk kebutuhan tersier, seperti berlibur, membeli mobil hingga investasi tambahan.

Alex pun mencari investasi apa yang cocok melalui dirinya.

Daerah yang dicari adalah yang ramai agar dia melalui cepat bisa mendapatkan insentif saat membuka mesin ATM, seperti area turis dan lokasi padat seperti klub malam serta restoran.

“Ketika pertama kali memulai bisnis ini, saya banyak mendapat penolakan.

Baru pada 2021, dia memilih berhenti jadi polisi setelah profit yang didapatkan berkali-kali lipat.

Setelah itu dia bertemu melalui provider ATM dan bekerja sama menyediakan mesin ATM.

Untuk lokasi lain, pendapatan yang didapatkan mencapai US$25-100 (Rp 449 ribu-Rp 1,7 juta) per mesin ATM.

Alex menjalankan bisnisnya melalui belajar bersama mentor dari Facebook.

Dengan begitu dia punya waktu mengumpulkan uang tunai lebih banyak tanpa pengeluaran.

Alex juga menyadari mekanisme diskon yang didapatkan di awal tidak menguntungkannya.

Karirnya cukup cemerlang melalui capaian sebagai polisi berprestasi.

Sebagai polisi, dia mendapatkan US$133 ribu (Rp 2,3 miliar) per tahun pada 2020.

Sangat sulit bagi saya untuk bekerja [sebagai polisi] ketika harus berpikir keras soal bisnis sampingan ini,” ia menceritakan.

Pada awalnya, dia ingin membuka tiga titik mesin ATM.

Mantan Polisi Dapat Rp 215 Miliar Berkat Mesin ATM Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 745546, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260625080847-17-745546/mantan-polisi-dapat-rp-215-miliar-berkat-mesin-atm’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 25 June 2026 10:30 Foto: REUTERS/Marco Bello

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan Paul Alex berubah drastis usai melepas karirnya di kepolisian San Fransisco.

Gurunya itu disebut Alex telah lebih dulu menekuni bisnis dan sukses.

Dari masukan mentornya, dia memindahkan tiga mesin ATM dari salon kecantikan dan potong rambut ke supermarket dan toko minuman keras.

Akhirnya, saya berani untuk mengeksekusinya hingga sekarang,” ia .

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260623125413-19-745013/video-rans-entertainment-siap-go-public”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/745013?comscore=off”,”time”:77,”title”:”Video: RANS Entertainment Siap Go Public!”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/24/rans-entertainment-siap-go-public-ipo-price-dibidik-mencapai-rp-135-170-per-saham-1782258577744_169.png”}]’); Next Article Rapat Perdana Greg Abel Sebagai Bos Baru Berkshire, Bahas Hal Ini!

Setelah sempat ingin memilih bisnis properti, akhirnya dia memilih berinvestasi pada mesin ATM.

Ide ini didapatkannya dari rekan kerja pada 2017.

Sebab dia sebenarnya harus membayar komisi 30% dari pendapatannya.

Menyadari hal itu, dia memilih membeli langsung mesin ATM dari produsennya tanpa lewat agen.

Ternyata keputusan itu berbuah manis, profit bulannya meningkat hingga US$600 per bulan dan dalam waktu setengah tahun keuntungannya mencapai US$3.000 per bulan.

Strategi Bisnis ATM

Awal membangun bisnis ini, Alex menyadari perlu modal untuk menyediakan uang tunai di mesin ATM.

Analisis mendalam tentang Mantan Polisi Dapat Rp 215 Miliar Berkat Mesin ATM akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *