Sosok Peramal Gunung Kawi Di Balik Kesuksesan Bisnis Salim

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Sosok Peramal Gunung Kawi Di Balik Kesuksesan Bisnis Salim yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sosok Peramal Gunung Kawi Di Balik Kesuksesan Bisnis Salim Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 739746, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260603130456-17-739746/sosok-peramal-gunung-kawi-di-balik-kesuksesan-bisnis-salim’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 17 June 2026 08:35 Foto: Infografis/ Salim Grup/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia – Pertemuan tak terduga antara Sudono Salim atau Liem Sioe Liong dan Mochtar Riady terjadi dalam penerbangan ke Hong Kong pada 1975.

Saat berbincang, Riady menyampaikan rencananya untuk mengembangkan sebuah bank baru.

Faktor penyebabnya adalah sangat baik dari segi feng shui. yang mengakibatkan Salim ngotot mempertahankan ruangan itu

Sebab, penunjukan Riady oleh Salim tidak sembarangan.

Dalam paparan Richard dan Nancy, Salim tercatat kerap bolak-balik Surabaya-Gunung Kawi melalui jarak tempuh 3 jam.

Kesamaan tujuan itu kemudian mendorong keduanya membangun BCA.

Di tangan Riady, BCA menjelma menjadi bank swasta terbesar di Indonesia sejak tahun 1980-an hingga sekarang.

Setiap ingin memulai bisnis besar, dia mesti kesana untuk meminta saran peramal dan melakukan beberapa ritual.

“Di kuil-kuil tempat dia bersembahyang, Liem sering mengandalkan cara-cara gaib untuk membantunya memutuskan langkah apa yang harus diambil.

Salah satu cara yang biasa dipakai adalah menggoyang-goyangkan tabung bambu berisi lidi-lidi melalui tulisan tertentu sampai sebatang lidi kelar, tulisan di lidi itu lalu dibaca dan ditafsirkan oleh rahib atau peramal,” kata Richard dan Nancy.

Tiap kali peramal itu berucap, Salim jelas mempercayainya.

Dia tidak ingin salah langkah dan rugi besar jika tidak “nurut” pada peramal.

Pada 1968, dia bersama konglomerasi ‘Gang of Four’ yang berisi Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad ingin memulai bisnis.

Dia memutuskan untuk memulai kerjasama dari ruangan kecil yang sesak, alih-alih ruangan besar nan nyaman.

Salim melakukan ini tidak hanya untuk memulai bisnis, tetapi juga melakukannya untuk meramal bangunan atau suatu tempat.

Salim pernah ada cerita khusus tentang ini.

Di sisi lain, Salim mengaku tengah mencari orang yang bisa menangani Bank Windu Kencana, Bank Dewa Ruci, dan BCA.

Baca: Maybank Buka Suara soal Pemeriksaan Kejagung terkait Salim Ivomas

Karena melihat kemampuan Riady, Salim mengajaknya bekerja sama.

Dia kesana bisa 3-5 kali dalam setahun untuk berdiam diri khusus di kuil China.

Ruangan itu hanya ada satu telepon, satu meja, dan dua kursi tanpa pendingin ruangan.

Ada perhitungan presisi dan khusus.

Namun, bukan lewat hitungan matematis dan ekonomi, tetapi nasehat peramal.

“Sekembalinya dari Gunung Kawi [menemui peramal], melalui keyakinan dia berkata kalau “aku akan menjadi Tang Sheng untuk Mohctar”,” kata Salim dikutip dari Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto (2016) karya Richard Borsuk dan Nancy Chng.

Mengutip Gunung Kawi: Fakta dan Mitos, Gunung Kawi memang dikenal sebagai tempat yang kerap didatangi orang-orang untuk tujuan mistik, termasuk meminta ramalan dari dukun.

Seandainya Salim tidak menunjuk Riady, mungkin cerita bakal berbeda.

Bisnis Salim lewat ‘Gang of Four’ moncer.

Tak hanya itu, berkat kepercayaannya pada hal mistik, bisnis Salim yang lain makin menggurita hingga membuat dia kaya raya.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260612091620-19-742235/video-pengusaha-mall-pilih-ekspansi-ke-luar-jawa-saat-ekonom-sulit”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/742235?comscore=off”,”time”:571,”title”:”Video: Pengusaha Mall Pilih Ekspansi ke Luar Jawa Saat Ekonom Sulit”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/12/alasan-pengusaha-mall-pilih-ekspansi-ke-luar-jawa-saat-ekonomi-sedang-sulit-1781230987379_169.png”}]’); Next Article Sosok Peramal Gunung Kawi di Balik Kesuksesan Bisnis Salim

Analisis mendalam tentang Sosok Peramal Gunung Kawi Di Balik Kesuksesan Bisnis Salim akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *