BI Rate Naik, Ambil Cicilan Baru Mobil dan Motor Bisa Lebih Mahal

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Rate Naik, Ambil Cicilan Baru Mobil dan Motor Bisa Lebih Mahal yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menilai kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) berpotensi mendorong kenaikan suku bunga pembiayaan baru atau cicilan multifinance, terutama untuk pembelian kendaraan bermotor.

Faktor penyebabnya adalah dapat meningkatkan biaya dana (CoF).

Kondisi tersebut dapat mendorong perusahaan multifinance untuk lebih berhati-hati dalam melakukan penerbitan obligasi.
Dalam menyikapi kondisi tersebut, perusahaan multifinance perlu memperkuat pengelolaan risiko suku bunga, antara lain melalui diversifikasi sumber pendanaan dan penguatan efisiensi pendanaan.

Kenaikan suku bunga juga berpotensi memengaruhi kemampuan bayar debitur, khususnya pada pembiayaan dengan skema floating rate, sehingga dapat berdampak terhadap tingkat kredit bermasalah. yang mengakibatkan Nanti akan dikaitkan dengan daya beli dan kemampuan bayar,” ujarnya.

Dalam keterangan terpisah, Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, kenaikan BI Rate berpotensi memengaruhi penerbitan obligasi perusahaan multifinance antara lain

Sebab, suku bunga pada pembiayaan yang telah berjalan tetap mengacu pada perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

“Untuk nasabah yang sudah jalan bersama pembiayaan itu tidak akan ada perubahan naik turunnya suku bunga,” kata Suwandi kepada CNBC Indonesia, Selasa, (9/6/2026).

Meski demikian, ia mengakui kenaikan BI Rate berpotensi meningkatkan biaya dana (cost of fund) perusahaan pembiayaan.

Menurutnya, kebijakan tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan membuat instrumen keuangan domestik tetap menarik bagi investor.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Lompat 7,5%, Asing Masih Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini

Ia menjelaskan, pelemahan rupiah yang terus terjadi menjadi salah satu alasan utama kenaikan BI Rate.

Faktor penyebabnya adalah itu, perusahaan multifinance perlu melakukan langkah-langkah mitigasi risiko yang diperlukan.

“Untuk menjaga kualitas pembiayaan, perusahaan multifinance antara lain perlu memperkuat analisis kelayakan debitur, melakukan pemantauan portofolio secara intensif, serta menerapkan mitigasi risiko yang memadai,” tutur Agusman dalam jawaban tertulis.

Untuk diketahui, sumber pendanaan multifinance pada April 2026 masih didominasi oleh perbankan dengan nilai sebesar Rp282,06 triliun atau 74,52% dari total sumber pendanaan industri multifinance.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260609130029-19-741357/video-bi-rate-naik-jadi-550-rupiah-menguat-ke-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741357?comscore=off”,”time”:104,”title”:”Video: BI Rate Naik Jadi 5,50%, Rupiah Menguat ke Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/09/bi-rate-naik-jadi-550-rupiah-menguat-ke-rp-18000-per-dolar-as-1780985381355_169.png”}]’); Next Article BI Rate Jadi 5,50%, Bunga Deposito Bank Digital Berpotensi Naik yang mengakibatkan Oleh

Namun, kenaikan tersebut tidak akan berdampak pada nasabah yang saat ini masih memiliki kontrak pembiayaan berjalan.

Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno mengatakan, pihaknya memahami langkah BI yang kembali menaikkan suku bunga acuan di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Menurutnya, mobil dan motor yang masih bergantung pada komponen impor berisiko mengalami penyesuaian harga jika nilai tukar terus melemah.

“Dampaknya bukan kepada pembiayaan yang sedang berjalan, tetapi kepada yang akan datang.

Menurutnya, kenaikan suku bunga menjadi instrumen yang lazim digunakan untuk menjaga keseimbangan nilai tukar sekaligus meningkatkan daya tarik imbal hasil aset keuangan di dalam negeri.

Suwandi menegaskan, kenaikan BI Rate tidak akan mengubah besaran cicilan nasabah yang sudah memiliki kontrak pembiayaan.

BI Rate Naik, Ambil Cicilan Baru Mobil & Motor Bisa Lebih Mahal Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741570, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260610081827-17-741570/bi-rate-naik-ambil-cicilan-baru-mobil-motor-bisa-lebih-mahal’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 10 June 2026 08:30 Foto: Suasna acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/7/2024).

Faktor penyebabnya adalah sekitar 70% sumber pendanaan multifinance berasal dari pinjaman perbankan yang dapat menyesuaikan bunga seiring kenaikan suku bunga acuan.

Jika perbankan menaikkan bunga pinjaman kepada perusahaan pembiayaan, maka multifinance kemungkinan akan meneruskan penyesuaian tersebut kepada konsumen baru. yang mengakibatkan Hal itu terjadi

Akibatnya, suku bunga pembiayaan yang ditawarkan kepada calon debitur berpotensi menjadi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Selain faktor bunga, Suwandi juga menyoroti potensi kenaikan harga kendaraan akibat pelemahan rupiah.

Analisis mendalam tentang BI Rate Naik, Ambil Cicilan Baru Mobil dan Motor Bisa Lebih Mahal akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *