Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Rate Naik Jadi 5,50%, Ekonom Ramal Rupiah Tetap Bakal Melemah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
BI Rate Naik Jadi 5,50%, Ekonom Ramal Rupiah Tetap Bakal Melemah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 741408, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260609141041-17-741408/bi-rate-naik-jadi-550-ekonom-ramal-rupiah-tetap-bakal-melemah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 09 June 2026 15:25 Foto: Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonom Bank Danamon Faisal Rahman berpandangan bahwa langkah Bank Indonesia menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 5,5% pada hari ini (9/6/2026) merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan di tengah gejolak global.
“Kami melihat bahwa paket kebijakan terbaru menandakan sikap moneter yang lebih hawkish.
Dampak dari hal tersebut adalah dapat mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik di mata investor global,” imbuh Faisal.
Kerentanan juga menjalar hingga dalam negeri, terutama terkait dengan potensi dampak lanjutan dari kenaikan harga energi dan bahan bakar global terhadap prospek inflasi, posisi fiskal, dan keseimbangan eksternal Indonesia.
Faisal mengatakan bahwa risiko-risiko ini dapat berkontribusi pada semakin besarnya defisit kembar (twin defisit).
Adapun twin deficit dari sisi fiskal, pengumpulan pendapatan pemerintah yang lebih lemah dari perkiraan dapat mengurangi fleksibilitas fiskal pada saat kewajiban pembayaran bunga dan belanja subsidi energi meningkat, terutama jika pemerintah terus menjalankan agenda pertumbuhan yang ekspansif.
Sementara itu, sektor eksternal kemungkinan akan menghadapi tekanan yang semakin besar akibat kenaikan biaya impor, khususnya energi dan input impor lainnya, sementara kinerja ekspor mungkin masih lemah di tengah melambatnya aktivitas perekonomian global dan masih adanya ketidakpastian.
Akibatnya, defisit transaksi berjalan (CAD) dapat semakin melebar tekanan terhadap rupiah.
“Kami memperkirakan mata uang akan tetap berada di bawah tekanan dalam jangka pendek hingga menengah, dengan nilai tukar berpotensi melemah menuju titik terendah Rp18.300-18.500/1US$,” jelas Faisal.
(mij/mij) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260609130029-19-741357/video-bi-rate-naik-jadi-550-rupiah-menguat-ke-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/741357?comscore=off”,”time”:104,”title”:”Video: BI Rate Naik Jadi 5,50%, Rupiah Menguat ke Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/09/bi-rate-naik-jadi-550-rupiah-menguat-ke-rp-18000-per-dolar-as-1780985381355_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menguat Tipis Pasca BI Rate Naik, Dolar AS Kini Rp18.080 akibat Langkah-langkah ini dirancang untuk menstabilkan Rupiah, memulihkan kepercayaan investor, menarik masuknya modal asing, dan menjaga inflasi tetap terkendali di tengah lingkungan global yang semakin menantang,” ujarnya dikutip pada Selasa (9/6/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: BCA Komitmen Tebar Dividen Interim 3 Kali, Termin 1 Mulai Dibayarkan
Faisal sendiri meyakini BI masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga lagi di sisa kuartal tiga ini
“Kami memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga kebijakan tambahan sebesar 25bps menjadi 5,75% pada kuartal ketiga 2026 sebagai bagian dari upaya berkelanjutannya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan pasar keuangan di tengah ketidakpastian yang terus meningkat,” kata Faisal.
Ketidakpastian global, kata Faisal, juga menyebabkan para pelaku pasar melihat kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/The Fed) menuju ke arah hawkish.
The Fed juga diperkirakan akan menaikkan suku bunga satu kali pada akhir tahun ini.
“Dalam kondisi ini, BI kemungkinan akan mempertahankan bias kebijakannya yang pro-stabilitas guna mempertahankan perbedaan suku bunga yang memadai dibandingkan dengan Fed Funds Rate (FFR)
Selain kenaikan suku bunga kebijakan sebesar 25bps, BI telah menerapkan serangkaian langkah komprehensif, termasuk imbal hasil SRBI yang lebih tinggi, biaya lindung nilai yang lebih rendah, perluasan fasilitas likuiditas, dan peningkatan intervensi valuta asing.
Analisis mendalam tentang BI Rate Naik Jadi 5,50%, Ekonom Ramal Rupiah Tetap Bakal Melemah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
