Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rp922 Triliun Raib! Asing Ramai-Ramai Keluar dari Saham Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Berdasarkan data net foreign value sepanjang pekan, saham yang paling banyak dilepas asing antara lain:
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp2,323 triliun
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp2,012 triliun
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp1,027 triliun
- PT Astra International Tbk (ASII) – Rp407,1 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp401,2 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp283,1 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp273,1 miliar
- PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) – Rp266,4 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) – Rp218 miliar
- PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) – Rp182,1 miliar
Baca: Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos
Selain indeks yang jatuh, kapitalisasi pasar BEI juga ikut tergerus besar.
Asing Ramai-Ramai Keluar dari Saham Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 740834, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260608060205-17-740834/rp922-triliun-raib-asing-ramai-ramai-keluar-dari-saham-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 08 June 2026 07:00 Foto: Ilustrasi orang berdoa melalui latar belakang Bursa Saham Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing memang mulai mengurangi tekanan jual dibanding pekan sebelumnya, tetapi arus dana keluar dari pasar saham Indonesia masih sangat besar.
Sepanjang perdagangan 2-5 Juni 2026, investor asing tercatat melakukan net sell Rp7,39 triliun di seluruh pasar.
Dalam sepekan, IHSG anjlok 8,69% dari level 6.127,38 menjadi hanya 5.594,77, bahkan sempat menyentuh level terendah 5.594,11.
Ini menjadi salah satu koreksi mingguan terdalam dalam beberapa tahun terakhir.
Yang menarik, arus keluar asing kali ini kembali terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Nilai market cap bursa menyusut Rp922 triliun hanya dalam sepekan menjadi Rp9.807 triliun dari sebelumnya Rp10.729 triliun.
Saat sejumlah indeks Asia masih mampu mencetak kenaikan tipis, IHSG justru menjadi salah satu indeks melalui koreksi terdalam di kawasan.
Dengan kata lain, meski laju net sell asing mulai melambat dibanding pekan sebelumnya, arus keluar dana global masih belum berhenti – dan sejauh ini, saham-saham berkapitalisasi besar Indonesia masih menjadi korban utama.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518122056-19-735543/video-diterjang-aksi-jual-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735543?comscore=off”,”time”:140,”title”:”Video: Diterjang Aksi Jual, IHSG Sempat Koreksi Lebih Dari 4,6%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/diterjang-aksi-jual-investor-ihsg-sempat-koreksi-lebih-dari-46-1779083165222_169.png”}]’); Next Article Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang
Di sisi lain, tetap menunjukkan derasnya capital outflow dari pasar domestik.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan asing membukukan nilai beli Rp49,45 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp56,84 triliun sehingga menghasilkan net sell Rp7,39 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Tekanan jual asing tersebut terjadi beriringan dengan kejatuhan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). sedangkan Angka ini memang lebih kecil dibanding pekan sebelumnya yang mencapai Rp12,34 triliun,
Rata-rata nilai transaksi harian juga turun hampir 5%, meskipun volume perdagangan justru meningkat 8,66%, menunjukkan aksi jual yang sangat intens.
Bila dibandingkan regional, Indonesia juga menjadi salah satu pasar melalui performa terburuk pekan lalu.
Analisis mendalam tentang Rp922 Triliun Raib! Asing Ramai-Ramai Keluar dari Saham Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
