IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Menurutnya kabar yang beredar mengenai status Indonesia di MSCI merupakan informasi yang salah.

“Kemarin kita ikuti bersama ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar terkait melalui tangkapan layar.

IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 740191, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260604155645-17-740191/ihsg-ditutup-turun-17-pangkas-koreksi-jelang-1500’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 04 June 2026 16:35 Foto: Ilustrasi orang berdoa melalui latar belakang Bursa Saham Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Kemudian pada akhir sesi 1, IHSG turun 3,48% ke level 5.734,26.

Menjelang pukul 15.00 WIB, IHSG memangkas koreksi melalui signifikan hingga akhirnya menutup perdagangan di level 5.839,78 atau -1,7%. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sebanyak 651 emiten di zona merah, 116 naik, dan 192 stagnan.

Yang ternyata itu adalah informasi yang salah,” tegas Jeffrey kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Kamis, (4/6/2026).

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260603133312-19-739757/video-rupiah-dekati-level-rp-18000-per-usd-ihsg-terus-melemah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/739757?comscore=off”,”time”:336,”title”:”Video: Rupiah Dekati Level Rp 18.000 per USD & IHSG Terus Melemah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/06/03/ihsg-anjlok-ke-5800-an-rupiah-dekati-level-rp-18000-per-usd-1780470721373_169.png”}]’); Next Article Breaking News!

Lalu diikuti oleh Amman Mineral Internasional (AMMN) 5,77 poin dan Telkom Indonesia (TLKM) 5,22 poin.  

Sementara itu, investor asing mencatatkan aksi beli bersih di tengah tekanan besar yang menghantam pasar saham domestik.

Nilai transaksi mencapai Rp 25,11 triliun, melibatkan 35,5 miliar saham dalam 2,24 juta kali transaksi.

Kemudian diikuti oleh Bank Central Asia (BBCA) -9,37 poin dan Barito Pacific (BRPT) -8,44 poin. 

Di sisi lain, Sinar Mas Multiartha (SMMA) menjadi penopang utama IHSG dengan kontribusi 7,11 poin.

Dampak dari hal tersebut adalah menghasilkan net buy Rp179 miliar.

Adapun penurunan indeks secara berkelanjutan ini mengonfirmasi bahwa IHSG telah terperosok kembali dan menyentuh level terendah dalam satu tahun terakhir.

Baca: 11 Drama Kejatuhan IHSG Sepanjang Tahun Ini, Investor Gentar

Koreksi lanjutan pada indeks acuan ini masih dipicu oleh akumulasi sentimen makroekonomi dan institusional yang belum mereda. akibat Pada perdagangan sesi I investor asing membukukan net buy sebesar Rp179 miliar, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dalam tekanan berat.

Data perdagangan menunjukkan asing membukukan total beli Rp6,1 triliun dan jual Rp5,9 triliun,

Di samping itu, volatilitas pasar juga didorong oleh sikap antisipatif investor menjelang dua agenda penting dari MSCI.

Lembaga penyedia indeks global tersebut dijadwalkan akan mempublikasikan Market Accessibility Review pada tanggal 19 Juni, yang kemudian akan disusul oleh pengumuman Classification Review pada tanggal 24 Juni.

Risiko yang mengiringi potensi penyesuaian evaluasi dan klasifikasi dari MSCI tersebut secara logis mendorong investor, khususnya pemodal asing, untuk mempercepat langkah mitigasi melalui mengurangi eksposur aset berisiko di pasar modal Indonesia sebelum pengumuman dilakukan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa hingga saat ini status Indonesia di indeks MSCI masih berada dalam kategori emerging market.

Kapitalisasi pasar bertengger di level Rp 10.263 triliun. 

Mengutip Refinitiv, pemberat utama IHSG hari ini adalah Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang memiliki bobot -14,11 poin.

Seolah-olah ada pengumuman MSCI bahwa Indonesia ditempatkan di frontier market.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memangkas koreksi signifikan menjelang pukul 15.00 WIB perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026).

Pada awal perdaganganIHSG sempat turun 5% ke level 5.644,23.

Efek dari penurunan prospek (outlook) Danantara Investment Management pada hari sebelumnya terus memberikan tekanan pada preferensi risiko investor institusional.

Tekanan di pasar ekuitas ini berjalan beriringan melalui depresiasi nilai tukar Rupiah yang kini telah menembus level psikologis baru, yakni di angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Tingkat kerentanan bursa saham saat ini berada pada fase yang krusial, mengingat publikasi pemeringkatan dari S&P Global Ratings-yang rumornya telah memicu aksi jual-belum dirilis secara resmi.

Penegasan ini disampaikan untuk menjawab kabar yang beredar di pasar mengenai dugaan penurunan status Indonesia menjadi frontier market oleh MSCI.
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengimbau investor untuk selalu mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi yang akurat.

Analisis mendalam tentang IHSG Ditutup Turun 1,7%, Pangkas Koreksi Jelang 15.00 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *