Rupiah Terendah Sepanjang Masa, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.940

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Terendah Sepanjang Masa, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.940 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Posisi ini menandai tembusnya level psikologis baru di Rp17.900/US$, sekaligus semakin mendekatkan rupiah ke level psikologis berikutnya di Rp18.000/US$.

Baca: Parah!

Pasca Stock Split, Saham DSSA Sebulan Amblas 62,85% Sebulan

Sepanjang perdagangan, rupiah sudah berada dalam tekanan sejak pembukaan.

Rupiah Terendah Sepanjang Masa, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.940 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 739790, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260603144225-17-739790/rupiah-terendah-sepanjang-masa-dolar-as-sudah-tembus-rp17940’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 03 June 2026 15:06 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Pada awal perdagangan, rupiah dibuka melemah 0,22% di level Rp17.870/US$, sebelum depresiasi semakin dalam hingga penutupan perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau menguat.

Per pukul 15.00 WIB, DXY naik 0,05% ke posisi 99,271.

//

Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik.

Dari eksternal, penguatan dolar AS di pasar global membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, semakin sempit.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mekanisme pasar berjalan melalui baik dan menjaga kecukupan likuiditas valas guna turut mendukung stabilitas pasar keuangan.

Selain itu, mulai 2 Juni 2026, BI telah memberlakukan ketentuan threshold tunai beli valas terhadap rupiah tanpa underlying menjadi US$25.000 per pelaku per bulan.

BI juga terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam kerja sama bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Di sisi lain, pasukan AS juga disebut melakukan serangan ke Pulau Qeshm sebagai respons atas percobaan serangan dari Teheran.

Dari domestik, tekanan juga datang dari kinerja perdagangan Indonesia yang melemah.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan memitigasi risiko volatilitas nilai tukar.

Kerja sama LCT tersebut telah terjalin melalui sejumlah mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Melemah Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.910

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan surplus neraca perdagangan April 2026 hanya sekitar US$90 juta, turun tajam dari US$3,32 miliar pada Maret 2026.

Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan Indonesia periode Januari-April 2026 juga turun dari US$11,07 miliar menjadi US$5,64 miliar.

Terkait pelemahan rupiah, Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik.

“Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik serta senantiasa hadir di pasar melalui mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis.

Ramdan memastikan BI terus berada di pasar dengan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup anjlok terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (3/6/2026) dan mencatatkan rekor level terendah baru.

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah ke level Rp17.950/US$.

Dolar AS kembali menguat setelah ketegangan di Teluk kembali meningkat dan mendorong permintaan terhadap greenback sebagai safe haven.

Komando Pusat AS menyatakan Iran meluncurkan rudal balistik ke arah sejumlah negara di kawasan teluk, meski seluruhnya gagal mengenai target.

Analisis mendalam tentang Rupiah Terendah Sepanjang Masa, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.940 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *