Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Jumlah Bank di RI Ternyata Susut 56% dalam 30 Tahun Terakhir yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(Tangkapan layar Youtube TV Parlemen)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Industri perbankan Indonesia telah mengalami konsolidasi signifikan dalam tiga dekade terakhir.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dampaknya, jumlah bank turun drastis dibandingkan sebelum krisis, meski proses konsolidasi dinilai masih belum sepenuhnya selesai.
Di sisi lain, struktur industri perbankan saat ini masih didominasi oleh kelompok bank besar.
Jumlah bank umum menyusut dari sekitar 240 bank pada 1995 menjadi 105 bankΒ per 2026.
Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Nixon LPΒ Napitupulu mengungkapkan penyusutan ini seiring proses konsolidasi yang berlangsung secara alami melalui mekanisme pasar.
“Konsolidasi itu sudah terjadi kalau kita tarik dari 1995, 30 tahun lalu hari ini dari 240 bank ke 105 bank,” ujar Nixon di RDPU Komisi XI, Jakarta, Selasa, (2/6/2026).
Menurut Nixon, krisis moneter 1998 menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat konsolidasi sektor perbankan nasional.
Sementara itu, masih terdapat sekitar 57 bank KBMI 1 melalui modal inti Rp3 triliun hingga Rp5 triliun yang menjadi bagian dari lanskap perbankan nasional.
Baca: OJK Mau Hapus KBMI 1, Bank Ganesha Siap Naik Kelas
Meski demikian, ia menegaskan bank-bank kecil tetap memiliki peran penting dalam melayani segmen pasar tertentu atau niche market yang belum tentu dapat dijangkau bank-bank besar.
Namun, penguatan skala usaha dan permodalan tetap diperlukan agar bank-bank tersebut mampu berinvestasi pada teknologi dan meningkatkan daya saing.
Dari sisi ukuran industri, total aset bank umum tercatat mencapai Rp13.900 triliun melalui penyaluran kredit sebesar Rp8.768 triliun.
Jumlah Bank di RI Ternyata Susut 56% dalam 30 Tahun Terakhir Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 739540, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260602190725-17-739540/jumlah-bank-di-ri-ternyata-susut-56-dalam-30-tahun-terakhir’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 02 June 2026 21:05 Foto: RDPU Panja P2SK di DPR melalui Himbara, Perbanas, Asbanda, Asbisindo, dan Perbarindo, Selasa (2/6/2026).
Angka tersebut jauh melampaui industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPRS yang memiliki total aset Rp210,7 triliun serta kredit Rp155,9 triliun.
Meski jumlah bank umum hanya 105 entitas, jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan 1.463 BPR dan BPRS yang beroperasi di seluruh Indonesia.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260423131358-19-729209/video-bi-umumkan-pertumbuhan-kredit-di-maret-2026-stagnan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/729209?comscore=off”,”time”:75,”title”:”Video: BI Umumkan Pertumbuhan Kredit di Maret 2026 Stagnan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/23/pertumbuhan-kredit-di-maret-2026-stagnan-dibandingkan-februari-2026-1776927649864_169.png”}]’); Next Article Tak Buru-Buru Spin Off, Permata Bank Syariah Siapkan Strategi Ini
Berdasarkan data yang dipaparkan, kelompok Bank KBMI 4 menguasai 52,88% total aset industri perbankan, sementara KBMI 3 memiliki porsi 25,80%, KBMI 1 sebesar 13,45%, dan KBMI 2 sebesar 7,88%.
Konsentrasi aset tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan Indonesia bertumpu pada sekitar 12 hingga 20 bank terbesar.
Analisis mendalam tentang Jumlah Bank di RI Ternyata Susut 56% dalam 30 Tahun Terakhir akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
