Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata…

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata… yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Bahkan, Sigit dibujuk oleh pihak Bre-X uang US$1 juta per bulan agar perusahaannya, PT Panutan Daya, menjadi konsultan di Busang.

Awalnya semua berjalan lancar.

Namun, naluri investigasi Bondan Winarno sebagai jurnalis berkata lain.

Bahkan, mereka sampai menyandera bos Bre-X, David Walsh, untuk meminta uangnya kembali.

Butuh waktu lama agar kasus ini mereda.

Sebut saja orang terdekat Presiden Soeharto, seperti pengusaha Bob Hasan dan anak Soeharto sigit.

Keduanya langsung “ngiler”.

Namun, tetap saja tak bisa diselesaikan dan masih menyisakan tanda tanya terutama soal hilangnya Guzman.

Mengutip kembali laporan BBC International, setelah kejadian itu batang hidung Guzman tak terlihat lagi.

Proyek Freeport di tanah Papua jadi salah satu buktinya.

Seketika, kabar itu langsung heboh.

CNBC Insight Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata…

Lewat perusahaannya masing-masing, perlahan keduanya menguasai area penambangan di Busang.

Pada 1997, Bob Hasan sudah mengakuisisi 50% saham PT Askatindo Karya Mineral dan PT Amsya Lina di mana keduanya menguasai penambangan Busang I dan Busang II.

BBC International mencatat nilai perusahaan dari semula sangat kecil berubah seketika menjadi Rp7 triliun.

Sedangkan di Indonesia, para petinggi negara dan pengusaha langsung kepincut.

Ditemukan pula surat wasiat.

“Kursi belakang melalui satu-satunya penumpang itu sudah kosong, dan pintu kanan helikopter terbuka,” tulis Bondan Winarno (1997:117)

Di darat, tim SAR menemukan mayat yang diyakini Guzman.

Akan tetapi, tak mudah bagi Bre-X berbisnis di Indonesia.

Presiden Soeharto mengharuskan perusahaan asing berbagi saham dan bekerjasama melalui pemerintah.

Dari sinilah fakta emas Busang mulai terungkap.

Kena Prank
Sebagai perusahaan ternama, Freeport menjalankan prosedur ketat, yakni verifikasi lapangan.

Tak heran jika logam mulia ini selalu menjadi incaran banyak orang dari masa ke masa.

Salah satu penemuan besar terkait emas pernah terjadi di Kalimantan pada 1993.

Pada saat bersamaan, Freeport merilis hasil verifikasi: tanah Busang tidak mengandung emas.

Berbagai peneliti independen juga melaporkan hal serupa.

Bergeraklah tim Freeport ke sana.

Tak disangka, pada 19 Maret 1997, hari yang sama saat Freeport melakukan verifikasi, tersiar kabar kalau bos Bre-X menghilang.

Inti surat itu menjelaskan prospek masa depan Busang, yang jika digarap serius, maka bisa saja para investor akan kaya raya.

Di Indonesia sendiri memang sudah banyak orang kaya berkat tambang emas.

Mereka menyusuri hutan tropis antah berantah demi menemukan wilayah, yang menurut ahli geologi John Felderhof kaya akan emas, bernama Busang.

Usai menelusuri dan memastikan potensi kawasan, perusahaan membuat surat terbuka kepada para investor.

Dalam kasus Busang, Soeharto menunjuk PT Freeport-McMoran sebagai perusahaan tambang mewakili pemerintah.

Mereka wajib mengambil sampel untuk membuktikan di laboratorium bahwa tanah tersebut benar mengandung emas.

Kesimpulannya, dia masih hidup dan sengaja disembunyikan.

Rupanya, kejadian ini punya benang merah atas kasus gunung emas Busang.

Saat itu, para peneliti menemukan bongkahan gunung emas yang jumlahnya mencapai 53 juta ton.

Baca: Harga Emas Antam Hari Ini Makin Murah, Turun Rp31.000 per Gram

Kala itu, banyak pihak tertarik berburu dan memilikinya.

Tempo (30 November 1998) menyebutnya sebagai perusahaan gurem, tanda dia bergerak kecil-kecilan.

Sebagaimana diuraikan Bondan Winarno dalam laporan investigasi Bre-X: Sebongkah Emas di Kaki Pelangi (1997:50) pada 1993, perusahaan sebelumnya telah melakukan perjalanan 12 hari di Kalimantan Timur.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 738483, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260528150301-17-738483/gunung-emas-53-juta-ton-ditemukan-di-kalimantan-ternyata’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 28 May 2026 16:45 Foto: Penampakan Gunung Emas Pinggir Jakarta yang Hancur via Gmaps

Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang dianggap paling stabil.

Keluarga pun tidak mengetahuinya hingga sekarang.

Akan tetapi, keluarga yakin dia masih hidup.

Sebab, telah berhasil membuat Presiden Soeharto ketipu.

Konon dia mengasingkan diri di Amerika Selatan.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260521094843-19-736590/video-kredit-bank-dalam-negeri-mahal-pengusaha-kapal-niaga-mengeluh”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/736590?comscore=off”,”time”:496,”title”:”Video: Kredit Bank Dalam Negeri Mahal, Pengusaha Kapal Niaga Mengeluh”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/21/kredit-bank-dalam-negeri-mahal-pengusaha-kapal-niaga-minta-bunga-rendah-tenor-panjang-1779332740895_169.png”}]’); Next Article Kisah Presiden RI & Satu Dunia Kena “Prank” Gunung Emas 53 Juta Ton

Keikutsertaan proyek emas di tengah ketidakpastian ekonomi tahun 1990-an menjadi secercah harapan.

Bos itu bernama Michael de Guzman, Direktur Eksplorasi Bre-X.

Dikabarkan, Guzman tewas bunuh diri melompat dari kursi penumpang helikopter perjalanan Samarinda-Busang.

Apalagi, perusahaan juga mengumumkan kalau tanah Busang bak memiliki gunung emas sebesar 53 ton.

Alhasil, di Kanada, saham Bre-X langsung meroket dan mencapai rekor tertingginya sepanjang sejarah.

Tidak terdapat emas di batuan Busang dari tahun 1995-1997.

Seketika, kabar itu membuat heboh Indonesia.

Namun, perburuan itu akhirnya menimbulkan kehebohan yang berakhir jadi rasa malu tak terkira.

Bagaimana ceritanya?

Bikin Geger

Narasi gunung emas pertama kali dikeluarkan oleh perusahaan tambang asal Kanada, Bre-X.

Dia yakin bahwa mayat itu bukan Guzman.

Setelah melakukan penelusuran hingga Kanada, keyakinan itu benar.

Analisis mendalam tentang Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata… akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *