Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah pusat itu agregat daerah. yang mengakibatkan Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi perlu didukung oleh perekonomian daerah.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Nah 8% ini daerah harus terus mendorong
Faktor penyebabnya adalah harga minyak naik ke 140 dolar per barrel,” papar Airlangga dalam sambutannya di Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
Baca: Luhut Beberkan Bocoran Terbaru KEK Keuangan, Segera Dibahas DPR
Sedangkan di periode 2014-2024, Airlangga mengatakan mata uang garuda terdepresiasi 30,6% dengan inflasi 3%.
Hal ini mencerminkan perbedaan kondisi hari ini, di mana saat ini pelemahan rupiah dan inflasi masih terjaga dalam batas yang wajar.
“Jadi beda nih kualitas dalam dua dekade terakhir dan per hari ini inflasi kita jaga di 2,4% dan depresiasi rupiah 5%,” pungkas Airlangga.
Ia juga menyebut pentingnya menyoroti konteks secara luas. yang mengakibatkan Dan itu dengan inflasi yang di tahun 2005, 17%
Airlangga menyebut kinerja industri perbankan dan kinerja korporasi solid.
Baca: Airlangga: Pelemahan Rupiah Saat Ini Lebih Baik dari Krisis Sebelumnya
“Jadi harus dilihat secara konteks.
Hal itu tidak terlepas dari inflasi 17% yang terjadi pada tahun 2005, lantaran kenaikan harga minyak hingga 140 dolar AS per barrel.
“Saya hanya menyampaikan bahwa rupiah itu di tahun 2004-2014 terdepresiasinya 40% dalam 10 tahun.
Pada Jumat (22/5/2026), rupiah ditutup melemah 0,28% ke posisi Rp17.690/US$.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Ekonom: Nilai Tukar Terjaga, Tantangan Fiskal Tetap Harus Diwaspadai
Penguatan rupiah terjadi seiring melemahnya dolar AS di pasar global.
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau melalui apresiasi 0,06% ke level Rp17.680/US$.
Kondisi ini membalikkan posisi rupiah pada perdagangan terakhir pekan lalu.
Jadi seperti yang saya selalu sampaikan ekonomi kita masih kuat,” ucap Airlangga.
Kondisi ini memberikan momentum bagi perekonomian Indonesia untuk bertumbuh menuju 8%.
Jadi kalau daerahnya di bawah nasional tentu dia akan menjadi bandul ke bawah,” paparnya.
Ia menyebut beberapa daerah berhasil mencetak pertumbuhan ekonomi tinggi akibat kebijakan downstreaming atau hilirisasi dari pemerintah.
“Kita lihat Maluku Utara tumbuhnya jauh dari nasional yaitu hampir 19%.
Faktor penyebabnya adalah ekstraktif industri,” ucap Airlangga.
Adapun nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). yang mengakibatkan Kemudian kita lihat juga Gorontalo juga tinggi, Sulawesi Tengah, NTB itu seluruhnya
Perbankan kita hari ini solid, kemudian dari segi korporat juga seluruhnya solid.
Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737837, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260525142521-17-737837/airlangga-beberkan-histori-depresiasi-rupiah-dari-krisis-ke-krisis’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 25 May 2026 15:55 Foto: Infografis/ Dolar AS Tembus rp 17.000 Rupiah terlemah sepanjang Sejarah RI/ Aristya Rahadian
Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan histori pergerakan rupiah dari tahun ke tahun, yang telah melewati berbagai krisis.
Airlangga menyebut dari tahun 2004 hingga 2014, rupiah terdepresiasi 40%.
Analisis mendalam tentang Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
