Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hal ini dianggap menjadi salah satu sentimen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kita berhadapan kepada sebuah situasi antara fundamental versus sentimen, realitas melawan media sosial,” katanya.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article DPR Ingatkan Bos BI: Zaman Pak Habibie Rupiah Pernah Balik ke Rp6.000

Pada saat itu 98 kita mengalami pertumbuhan minus 13%.

Selain itu, neraca perdagangan Indonesia juga tercatat positif melalui surplus 71 bulan.

Alhasil, dia melihat kekhawatiran akan krisis 98 terjadi akibat pengaruh dari konsumsi sosial media.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memastikan tidak ada laporan yang menyebutkan ada bank gagal bayar alias default ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level Rp17.600.

Hal ini diungkapnya dalam acara Jogja Financial Festival 2026 di JEC, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu lalu (23/5/2026)

“Sekarang rupiah Rp 17.600 belum ada perbankan atau swasta yang mengumumkan ada kegagalan bayar, menghadapi tekanan, iya,” kata Misbakhun

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Menurutnya, struktur ekonomi Indonesia tahun ini dan pada masa krisis moneter 1998 saat nilai tukar rupiah yang tembus level Rp17.000 per dolar AS jauh berbeda.

Baca: Sejumlah Tokoh Penting Ramaikan Jogja Financial Festival 2026

Dia menceritakan, pada masa krisis 1998 terjadi economic bubble di Tanah Air.

Faktor penyebabnya adalah berbagai sektor ekonomi mengalami overheating. yang mengakibatkan Ini terjadi

Tetapi kita sekarang menghadapi situasi ekonomi yang tumbuh,” tegasnya.

Baca: Airlangga: Pelemahan Rupiah Saat Ini Lebih Baik dari Krisis Sebelumnya

Bahkan, katanya, Indonesia masuk dalam jajaran negara G20 melalui pertumbuhan ekonomi di atas 5%.

Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737710, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260525092037-17-737710/dolar-rp-17600-misbakhun-ungkap-tak-ada-bank-gagal-bayar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia 25 May 2026 09:25 Foto: Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun saat menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Sabtu (23/5/2026).

Selain itu, pihak perbankan atau swasta yang melakukan pinjaman dalam denominasi valas tidak melakukan upaya lindung nilai alias hedging.

“Maka ketika rupiah mengalami tekanan yang naik mereka kemudian mengalami gagal bayar alias default,” ujar Misbakhun.

Namun pada masa-masa tersebut, dia menuturkan banyak juga pihak yang meraup keuntungan tidak terduga atau windfall dari selisih kurs saat itu.

“Sekarang juga yang sama, tetapi hanya pada sektor tertentu.

Analisis mendalam tentang Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *