IHSG Berbalik Menguat di Akhir Sesi 1, Rebound atau Mantul Sesaat?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Berbalik Menguat di Akhir Sesi 1, Rebound atau Mantul Sesaat? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Analis MNC Sekuritas Herditya mengatakan, secara teknikal, posisi IHSG masih berada dalam tren pelemahan.

IHSG Berbalik Menguat di Akhir Sesi 1, Rebound atau Mantul Sesaat?

Sementara sektor konsumer primer turun paling dalam, yakni -0,74%.

Dari sisi saham penggerak indeks, penguatan IHSG paling banyak ditopang oleh saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA) yang menyumbang 3,87 poin.

Berdasarkan data Refinitiv, sektor utilitas memimpin penguatan melalui kenaikan 1,28%, diikuti bahan baku 1,22% dan industrial 0,66%.

Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 7,02 poin dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 6,26 poin.

Selain itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), hingga PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga membebani laju IHSG.

Secara teknikal, area 6.000 masih menjadi support psikologis penting bagi IHSG.

Sementara level tertinggi sesi I tercatat di 6.135,12.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Nilai transaksi hingga akhir sesi I mencapai Rp10,16 triliun melalui volume perdagangan 18,5 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,12 juta kali.

Sebanyak 346 saham menguat, 372 saham melemah, dan 241 saham stagnan.

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737018, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260522113705-17-737018/ihsg-berbalik-menguat-di-akhir-sesi-1-rebound-atau-mantul-sesaat’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 22 May 2026 12:45 Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026).

Dampak dari hal tersebut adalah IHSG terlihat tertinggal dibanding bursa Asia lain.

Selain itu, investor juga turut mencermati wacana ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia, yang memicu kekhawatiran akan ketidakpastian regulasi atau kontrol negara terhadap sektor swasta.

Rencana pemerintah melakukan sentralisaisi ekspor lewat satu badan juga disorot lembaga pemeringkat global.

S&P Global Ratings memperingatkan kebijakan ini dapat menimbulkan risiko terhadap ekspor, penerimaan negara, dan neraca pembayaran Indonesia.

“Faktor-faktor ini menciptakan ketidakpastian penurunan yang lebih besar terhadap peringkat Indonesia,” tulis S&P dikutip dari Reuters Kamis (21/5/2026).

S&P juga menilai investasi dapat terdampak jika perubahan aturan ini menurunkan kepercayaan dunia usaha dan sentimen investasi.

Sementara itu, Moody’s menilai rencana sentralisasi ekspor dapat mendukung aliran devisa masuk, tetapi juga meningkatkan risiko distorsi pasar dan membebani sentimen investor.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260513150559-19-734754/video-misbakhun-rebalancing-msci-jadi-obat-pahit-penguatan-bursa”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/734754?comscore=off”,”time”:673,”title”:”Video: Misbakhun: Rebalancing MSCI Jadi Obat "Pahit" Penguatan Bursa”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/13/misbakhun-rebalancing-msci-jadi-obat-pahit-penguatan-bursa-saham-ri-1778660079793_169.png”}]’); Next Article Sempat Balik Arah, Ini Penyebab IHSG Gagal Tutup di Zona Hijau akibat Adapun tekanan pertama IHSG berasal dari hasil rebalancing MSCI yang membuat saham-saham berkapitalisasi besar ditinggalkan investor.

Sementara, Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan hal yang senada bahwa efek rebalancing MSCI masih terasa, dan masih memicu tekanan jual dari investor global.

Rupiah yang masih relatif lemah membuat investor asing cenderung lebih berhati-hati terhadap aset Indonesia,

Kemudian PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) sebesar 3,59 poin, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) sebesar 2,88 poin, serta PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sebesar 2,46 poin.

Selain itu, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) juga turut menopang penguatan indeks.

Namun, kenaikan IHSG masih tertahan tekanan dari sejumlah saham big caps.

Kapitalisasi pasar masih berkutat di bawah Rp 11.000 triliun atau tepatnya Rp 10.570 triliun. 

Baca: Banyak Warga RI yang Merasa Hidupnya Susah, Ini Jawaban Purbaya!

Rebound pada sesi I hari ini memberi harapan meredanya panic selling, meski volatilitas pasar diperkirakan masih akan tinggi sepanjang perdagangan.

Baca: Purbaya: Kita Akan Dorong Rupiah Rp15.000/US$ !

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi penekan terbesar indeks melalui kontribusi negatif 7,30 poin.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik menguat pada penutupan sesi I perdagangan Jumat (22/5/2026), setelah sempat ambruk hingga meninggalkan level psikologis 6.000 pada awal perdagangan.

IHSG pada jeda makan siang hari ini ditutup naik 0,30% ke level 6.113,44 atau menguat 18,50 poin.

IHSG sempat menyentuh level terendah harian di 5.966,86 pada awal sesi sebelum perlahan memangkas pelemahan dan berbalik ke zona hijau.

Analisis mendalam tentang IHSG Berbalik Menguat di Akhir Sesi 1, Rebound atau Mantul Sesaat? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *