BI Catat Transaksi Berjalan Defisit US$ 4 M di Q1, Terburuk Sejak 2019

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Catat Transaksi Berjalan Defisit US$ 4 M di Q1, Terburuk Sejak 2019 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

BI pun masih mengklaim bahwa defisit transaksi berjalan tetap rendah.

BI Catat Transaksi Berjalan Defisit US$ 4 M di Q1, Terburuk Sejak 2019 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 737028, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260522115300-17-737028/bi-catat-transaksi-berjalan-defisit-us–4-m-di-q1-terburuk-sejak-2019’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia 22 May 2026 12:11 Foto: REUTERS / Fatima El-Kareem

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi berjalan tembus hingga US$ 4 miliar atau 1,1% dari PDB pada kuartal I-2026.

Adapun, BI menuturkan defisit neraca perdagangan migas juga menurun di tengah aktivitas ekonomi domestik yang tetap terjaga.

yang tertahan akibat konflik di Timur Tengah.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260520142805-19-736382/video-mengejutkan-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-50-bps-jadi-525″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/736382?comscore=off”,”time”:656,”title”:”Video: Mengejutkan!

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/20/mengejutkan-bi-naikkan-suku-bunga-acuan-50-bps-jadi-525-1779262211664_169.png”}]’); Next Article Breaking News!

Defisit ini dipengaruhi oleh konsumsi minyak domestik.

Defisit neraca pendapatan primer meningkat dipengaruhi oleh kenaikan pembayaran kupon/bunga.

Surplus ini lebih rendah dibandingkan US$ 10,2 miliar pada kuartal IV-2025.

Kemudian neraca perdagangan nonmigas masih surplus US$ 13,3 miliar, lebih rendah dibandingkan surplus pada kuartal sebelumnya Rp 16 miliar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Neraca perdagangan nonmigas tetap membukukan surplus meskipun lebih rendah dibandingkan melalui surplus pada triwulan sebelumnya, sejalan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi global serta terganggunya rantai pasok perdagangan antarnegara,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat (22/5/2026).

Baca: Purbaya: Kalau Punya Dolar AS, Jual Sekarang

BI mencatat neraca perdagangan barang masih mengalami surplus sebesar US$ 8 miliar sepanjang kuartal I-2026.

Sementara itu, kinerja neraca jasa membaik sejalan melalui penurunan impor jasa freight.

Defisit neraca perdagangan migas tercatat defisit US$ 5,3 miliar pada kuartal I-2026, dari US$ 5,7 miliar pada kuartal IV-2025.

Defisit ini meningkat jika dibandingkan kuartal IV-2025 sebesar 0,7% dari PDB atau US$ 2,5 miliar.

Defisit ini juga lebih tinggi jika dibandingkan melalui US$ 200 juta atau O,1%.

Ini adalah defisit terbesar sejak kuartal IV-2019 yakni US$ 8,04 miliar.

Analisis mendalam tentang BI Catat Transaksi Berjalan Defisit US$ 4 M di Q1, Terburuk Sejak 2019 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *