XLSmart Buka-bukaan Soal Dividen dan Depresiasi Nyaris Rp 5 Triliun

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang XLSmart Buka-bukaan Soal Dividen dan Depresiasi Nyaris Rp 5 Triliun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Misalnya, pendapatannya sendiri bertumbuh 23% menjadi Rp 42,49 triliun dari tahun sebelumnya.

EBITDA yang dinormalisasi bertumbuh 13% menjadi Rp 20,138 triliun, dan laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp 3 triliun naik 63%.

Dia menjelaskan fokus perusahaan saat ini adalah mengutamakan pengalaman supaya lebih baik.

(CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

Jakarta, CNBC Indonesia – XLSMART tidak membagikan dividen pada tahun ini.

XLSmart Buka-bukaan Soal Dividen dan Depresiasi Nyaris Rp 5 Triliun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736568, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521080938-17-736568/xlsmart-buka-bukaan-soal-dividen-dan-depresiasi-nyaris-rp-5-triliun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia 21 May 2026 09:05 Foto: Direktur & Chief Financial Officer XLSMART, Antony Susilo dalam konferensi pers, Rabu (20/5/2026).

Mohon maaf kepada para pemegang saham, kita sampaikan bahwa belum bisa memberikan dividen,” dia menjelaskan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Dia menambahkan perseroan telah membagikan dividen spesial melalui nilai hampir Rp 3 triliun pada November 2025.

Faktor penyebabnya adalah biaya integrasi dan percepatan depresiasi. yang mengakibatkan Ini jadi yang kedua sepanjang tahun lalu, dan perusahaan telah memberikan dividen sebelum merger berlangsung.

Pilihan Redaksi

  • IHSG Lanjut Menguat, Asing Kompak Borong 10 Saham Ini
  • XLSmart Beberkan Hasil Merger, Trafik Data Lompat

Kerugian itu disebabkan

Direktur & Chief Financial Officer XLSMART, Antony Susilo buka suara alasan keputusan perusahaan yang berusia satu tahun itu.

“Jadi begini, teman-teman tahu ya bahwa di peraturan perundang-undangan itu disebutkan bahwa kalau perusahaan mengalami kerugian, maka perusahaan tersebut tidak boleh memberikan dividen,” kata Antony dalam press conferece Public Expose RUPST XLSMART 2026, Rabu (20/6/2026).

“Nah, di tahun 2025, XLSMART itu di bukunya mencatatkan kerugian.

Faktor penyebabnya adalah adanya perangkat jaringan yang ada sebelum merger namun kemudian tidak bisa digunakan lagi.

“Nah ini sifatnya non-KAS dan nilainya cukup tinggi mungkin sampai hampir 5 triliun,” jelasnya.

Salah satunya adalah pengembalian spektrum 900 MHz milik XL ke pemerintah akibat merger.

Sepanjang 2025 sendiri, kinerja XLSMART yang dinormalisasi masih baik. yang mengakibatkan Dia menjelaskan untuk yang terakhir

Sehingga melalui begitu, kita bisa fokus untuk meningkatkan profitabilitas kita, baik dari sisi peningkatan pendapatan, menaikkan ARPU, melakukan efisiensi biaya, maupun juga mendapatkan sinergi realisasi terhadap penggabungan tersebut,” dia menuturkan.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260311132138-19-718054/video-bni-tetapkan-dividen-rp-13-triliun-setara-rp-349-per-saham”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718054?comscore=off”,”time”:117,”title”:”Video: BNI Tetapkan Dividen Rp 13 Triliun, Setara Rp 349 Per Saham”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/11/bni-tetapkan-dividen-rp-13-triliun-setara-rp-349-per-saham-1773211411615_169.png”}]’); Next Article Semua Mata Uang Keok Dihantam Dolar, Aneh Jika Rupiah Perkasa Sendiri

Makanya di tahun 2026 ini, di rapat umum pemegang saham kita belum bisa memberikan dividen.

Yakni melalui perluasan jaringan, ekspansi bisnis perusahaan dan layanan digital serta mempertahankan nilai untuk semua pemangku kepentingan.

“Integrasi masih terus berlanjut sampai April 2027, tapi kita berharap bisa kelar lebih cepat, tahun ini bisa lebih cepat bisa selesai.

Analisis mendalam tentang XLSmart Buka-bukaan Soal Dividen dan Depresiasi Nyaris Rp 5 Triliun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *