Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.600

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.600 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (21/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di level Rp17.600/US$, atau tidak berubah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada Rabu (20/5/2026), rupiah ditutup menguat 0,54% ke posisi Rp17.600/US$, setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah tipis.

Pertimbangan seimbang inflasi dan dampak yang tentu saja tidak terlalu besar terhadap pertumbuhan ekonomi yang kurva Phillips inflation and growth kami pertimbangkan,” ujarnya.

Perry juga mengatakan kenaikan BI Rate sebesar 50 basis poin diarahkan untuk mengendalikan inflasi dan tetap menjaga pertumbuhan ekonomi dalam sasaran.

Dari eksternal, pelemahan dolar AS di pasar global juga menjadi sentimen positif bagi rupiah.

Dolar AS bergerak di bawah level tertinggi enam pekan, setelah melemah seiring meningkatnya harapan bahwa Washington semakin dekat melalui kesepakatan bersama Teheran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump mengatakan negosiasi sudah memasuki tahap akhir.

Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,01% ke posisi 99,082, setelah melemah 0,24% pada perdagangan sebelumnya.

//

Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen dari dalam dan luar negeri.

Dari dalam negeri, keputusan BI menaikkan suku bunga acuan masih menjadi salah satu faktor yang menopang ruang penguatan rupiah.

BI memutuskan menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%.

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.600 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736574, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521083132-17-736574/rupiah-dibuka-stagnan-dolar-as-bertahan-di-rp17600’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 21 May 2026 09:09 Foto: Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Sejalan melalui itu, suku bunga Deposit Facility ditetapkan sebesar 4,25%, sementara Lending Facility sebesar 6,25%.

“Kebijakan ini sebagai langkah lanjutan memperkuat stabilitas rupiah dari dampak gejolak Timur Tengah,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam paparan Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026).

Baca: IHSG Menguat Pagi Ini, Naik 0,6%

Kenaikan suku bunga tersebut menjadi yang pertama dalam delapan bulan terakhir.

Kondisi ini dapat memberi ruang bagi penguatan aset negara berkembang, termasuk Indonesia, yang pada akhirnya ikut menopang pergerakan rupiah.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260518114049-19-735517/video-rupiah-melemah-parah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735517?comscore=off”,”time”:912,”title”:”Video: Rupiah Melemah Parah, Begini Proyeksi Dolar AS Ke Depan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/18/rupiah-melemah-begini-proyeksi-dolar-as-ke-depan-1779079580878_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menguat Jelang Libur Natal, Dolar AS Turun Jadi Rp16.750

Namun, Trump juga memperingatkan adanya serangan lanjutan jika Iran tidak menyetujui kesepakatan tersebut.

Melemahnya dolar AS dan meningkatnya harapan atas meredanya ketegangan geopolitik membuat minat pelaku pasar terhadap aset berisiko kembali terbuka.

Menurut Perry, keputusan itu telah dibahas dan dipertimbangkan secara matang serta terukur, melalui tetap memperhatikan stabilitas eksternal dan pertumbuhan ekonomi.

“Dalam mengukur takaran BI Rate naik, kami mempertimbangkan pertumbuhan.

Analisis mendalam tentang Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.600 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *