Didorong Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Didorong Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Perolehan itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar lebih dari 51%.

Peningkatan kinerja ini terutama ditopang oleh pertumbuhan pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang mencapai Rp191,60 miliar, naik lebih dari 20%.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260519132229-19-735924/videoindy-terbitkan-surat-utang-kembangkan-portofolio-bisnis-tambang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735924?comscore=off”,”time”:71,”title”:”Video:INDY Terbitkan Surat Utang, Kembangkan Portofolio Bisnis Tambang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/19/indy-terbitkan-surat-utang-kembangkan-portofolio-bisnis-tambang-1779176135199_169.png”}]’); Next Article Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51%

Pada April 2026, pendapatan konsumer mencapai Rp5,4 miliar atau tumbuh 12,28% dibandingkan bulan sebelumnya.

Ke depan, Bank Mega Syariah akan terus memperkuat pembiayaan konsumer melalui pengembangan produk berbasis kebutuhan masyarakat serta memperluas akses layanan pembiayaan di berbagai wilayah.

“Kami akan terus memperkuat pertumbuhan pembiayaan konsumer secara sehat dan berkelanjutan, termasuk melalui pembiayaan emas syariah yang semakin diminati masyarakat,” tutup Benadicto.

Secara keseluruhan, total pembiayaan BMS yang disalurkan tercatat lebih dari Rp9,26 triliun, atau tumbuh lebih dari 7,2% dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp8,64 triliun

Sejalan melalui pertumbuhan pembiayaan, pendapatan dari piutang meningkat menjadi lebih dari Rp118 miliar atau tumbuh sekitar 40,9% hingga kuartal I 2026.

Hingga April 2026, total portofolio konsumer BMS mencapai lebih dari Rp586 miliar atau tumbuh lebih dari 23% secara tahunan atau year on year (YoY).

Pertumbuhan di area 1 yang mencakup Jakarta dan sekitarnya masih menjadi kontributor terbesar portofolio konsumer melalui nilai pembiayaan konsumer mencapai Rp202,7 Miliar, disusul Area 4 sebesar Rp122,9 Miliar dan Area 3 sebesar Rp98 Miliar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: 21 Emiten Big Cap Ambruk 10% Lebih Hari ini, Mayoritas Saham Konglo

Pertumbuhan tersebut turut didorong oleh peningkatan pembiayaan emas melalui produk Flexi Gold yang mencatat outstanding lebih dari Rp31 miliar per April 2026 meningkat lebih dari 1.236% secara year to date (ytd).

Seiring melalui pertumbuhan itu kualitas aset pembiayaan tetap terjaga yaitu rasio non-performing financing (NPF) di level 0%.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, mengatakan pertumbuhan pembiayaan konsumer menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan yang lebih fleksibel dan terencana masih cukup tinggi, termasuk untuk kepemilikan emas secara bertahap.

“Pembiayaan konsumer saat ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga mulai diarahkan untuk mendukung perencanaan keuangan jangka panjang.

Didorong Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736004, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260519155851-17-736004/didorong-emas-pembiayaan-konsumer-bank-mega-syariah-tumbuh-23’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 19 May 2026 17:05 Foto: Dok Bank Mega Syariah

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mega Syariah (BMS) mencatatkan pertumbuhan konsumer pada awal 2026, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan berbasis ritel dan investasi jangka panjang.

Sementara itu, pendapatan bagi hasil juga mengalami kenaikan tumbuh sekitar 4,7% atau menjadi lebih dari Rp114,73 miliar.

Di sisi bottom line, hingga Maret 2026, BMS membukukan laba sebelum pajak lebih dari Rp79,97 miliar.

Kami melihat minat masyarakat terhadap kepemilikan emas melalui skema cicilan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya.

Selain mendorong pertumbuhan pembiayaan, segmen konsumer juga memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan perseroan.

Analisis mendalam tentang Didorong Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *