Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! Dasco Mendadak Kunjungi BEI, Didampingi Bos OJK dan Danantara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(CNBC Indonesia/Mentari Puspandini)
Jakarta, CNBC Indonesia – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sufmi Dasco Ahmad mendadak mengunjungi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
IHSG Anjlok 2%
Pada pagi tadi IHSG bergerak melalui volatilitas tinggi.
Rupiah bahkan kembali menembus level psikologis baru.
Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.13 WIB, rupiah melemah 0,34% ke level Rp17.700/US$.
Pelemahan ini berlanjut setelah rupiah sudah dibuka melemah pada awal perdagangan.
Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 11.261 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Breaking News!
Namun dua menit setelah pasar dibuka IHSG ambruk makin dalam hingga 2,59% dan semakin parah 60 menit setelahnya melalui IHSG Anjlok 4,3% ke level 6.428.
Tekanan terbesar terhadap IHSG sejak akhir pekan lalu datang dari saham-saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan MSCI Global Small Cap Index.
MSCI diketahui resmi menghapus enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yakni: PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN); PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN); PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA); PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA); PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN); PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Selain itu, MSCI juga mencoret 13 saham Indonesia dari MSCI Global Small Cap Index.
Tak lama setelah pengumuman MSCI, penyedia indeks global lainnya FTSE ikut buka suara soal masa depan saham-saham RI yang tergabung dalam indeks besutannya.
Dalam pengumuman terbaru bertajuk “Index Treatment for the June 2026 Index Review” yang dirilis Rabu (13/5/2026), FTSE memberikan sinyal keras terkait potensi penghapusan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260512081325-19-734238/video-perusahaan-waste-to-energy-danantara-akan-ipo-pada-2028″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/734238?comscore=off”,”time”:76,”title”:”Video: Perusahaan Waste to Energy Danantara Akan IPO pada 2028″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/12/perusahaan-waste-to-energy-danantara-akan-ipo-pada-2028-1778551915451_169.png”}]’); Next Article Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol
Dibuka turun 0,5% dan sempat menyentuh ke zona hijau.
Nilai transaksi mencapai Rp 10,61 triliun, melibatkan 17,34 miliar saham dalam 1,26 juta kali transaksi.
Pada pembukaan perdagangan pagi ini, rupiah berada di level Rp17.650/US$ atau melemah 0,06%.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG memulai perdagangan hari ini turun 94,34 poin atau 1,40% ke posisi 6.447,97.
Dirinya hadir didampingi oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria.
Tampak juga Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna hadir mendampingi para pejabat yang datang.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2% atau 136,33 poin ke level 6.462,91 per pukul 11.11 WIB, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 454 saham turun, 212 naik, dan 293 stagnan.
Dasco Mendadak Kunjungi BEI, Didampingi Bos OJK & Danantara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 735854, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260519110936-17-735854/breaking-dasco-mendadak-kunjungi-bei-didampingi-bos-ojk-danantara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 19 May 2026 11:14 Foto: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
IHSG rontok juga seiring melalui tekanan terhadap nilai tukar rupiah semakin dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (19/5/2026).
Analisis mendalam tentang Breaking! Dasco Mendadak Kunjungi BEI, Didampingi Bos OJK dan Danantara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
