Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Siap-siap! IPO BUMN dan Percepatan Demutualisasi Bursa Mulai 2027 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
IPO BUMN & Percepatan Demutualisasi Bursa Mulai 2027 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 733454, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260508134226-17-733454/siap-siap-ipo-bumn-percepatan-demutualisasi-bursa-mulai-2027’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto, CNBC Indonesia 08 May 2026 16:20 Foto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto
Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah memasukkan agenda Initial Public Offering (IPO) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2027 sebagai upaya pendalaman sektor keuangan dan non bank, khususnya pasar modal.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
IPO BUMN tersebut merupakan satu dari enam upaya pemerintah dalam memperdalam pasar modal, beriringan melalui penguatan investor domestik.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Dukung Transparansi, Reformasi Pasar Modal Dipercepat
“Di pasar modal, penguatan diarahkan pada penguatan investor domestik dan mendorong Initial Public Offering (IPO) BUMN,” dikutip dari dokumen rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang disusun Kementerian PPN/Bappenas, dikutip Jumat (8/5/2026).
Selain IPU BUMN, upaya selanjutnya untuk pendalaman pasar modal ialah peningkatan partisipasi investor ritel melalui kenaikan batas minimum kepemilikan saham oleh publik secara bertahap.
Ketiga pemerintah mendorong transparansi kepemilikan saham dan melakukan percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca: Saham GOTO Anjlok & ARB Balik ke Gocap, Ada Apa?
Terutama setelah arah strategis masing-masing perusahaan hasil konsolidasi ditetapkan secara jelas.
“Jadi Insya Allah mudah-mudahan tahun 2027 kita akan mulai melakukan proses IPO terhadap perusahaan-perusahaan kita yang akan memang secara pemikiran itu akan kita lakukan untuk public offering, jadi untuk milik masyarakat gitu,” katanya.
(arj/arj) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260416144533-19-727330/video-didukung-ojk-dana-pensiun-mau-tambah-investasi-pasar-modal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/727330?comscore=off”,”time”:462,”title”:”Video: Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/16/ojk-siapkan-instrumen-khusus-dana-pensiun-mau-tambah-investasi-di-pasar-modal-1776326355789_169.png”}]’); Next Article Potret IHSG Ambruk 7% Lebih, Seluruh Sektor Memerah
Pertama karen
Baca: 11 Perusahaan Jumbo Ngantre IPO, Tidak Ada yang Aset Kecil
a tadi, hasil konsolidasi ini akan kita lihat seberapa besar impactnya, kemudian juga kita akan mendefinisikan ulang, mana perusahaan-perusahaan yang akan kita go public, mana perusahaan yang memang akan go private, kata Dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026).
Ia lantas membeberkan bahwa proses IPO kemungkinan baru akan mulai dilakukan pada tahun 2027.
Sehingga keputusan untuk melakukan IPO pada tahun ini tidak diambil.
“Jadi memang untuk tahun ini kita belum ada yang akan kita lakukan.
Upaya kelima adalah penegakan hukum dan kepatuhan, termasuk kepatuhan syariah serta upaya terakhir adalah melakukan integrasi pasar dan sinergi antar pemangku kepentingan di pusat maupun daerah.
“Upaya pendalaman sektor keuangan (baik konvensional dan syariah) dan nonbank pada 2027 difokuskan untuk meningkatkan fungsi intermediasi, inklusi, dan stabilitas,” sebagaimana tertuang dalam rancangan awal RKP 2027.
Sebagaimana diketahui, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menegaskan tidak ada perusahaan BUMN yang akan melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada 2026.
COO BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan keputusan ini diambil guna memastikan proses restrukturisasi dan konsolidasi berjalan optimal.
Analisis mendalam tentang Siap-siap! IPO BUMN dan Percepatan Demutualisasi Bursa Mulai 2027 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
