Utang Pindar Warga RI Rp101 T, Gen Z-Milenial Paling Banyak Nunggak

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Utang Pindar Warga RI Rp101 T, Gen Z-Milenial Paling Banyak Nunggak yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Meski demikian, tingkat risiko kredit macet secara agregatnya (TWP90) tercatat 4,52%.

Tingkat kredit macet pinjol ini hampir dua kali lebih besar dibanding industri keuangan non bank lainnya.

Namun, angka ini juga diiringi risiko kredit macet.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran kredit fintech peer to peer (P2P) lending tumbuh 26,25% yoy.

Utang Pindar Warga RI Rp101 T, Gen Z-Milenial Paling Banyak Nunggak Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 733518, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260508152532-17-733518/utang-pindar-warga-ri-rp101-t-gen-z-milenial-paling-banyak-nunggak’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia 08 May 2026 17:50 Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman.

(CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Outstanding pembiayaan pinjaman daring (Pindar) tumbuh pesat mencapai Rp101,03 triliun per Maret 2026.

Di sisi lain, perlu lebih mengedepankan prinsip kehati-hatian, termasuk memperbaiki kualitas penyaluran dan manajemen risiko.

OJK mendorong penyelenggara Pindar melakukan langkah perbaikan antara lain melalui penguatan penilaian kelayakan dan kemampuan bayar, peningkatan kualitas credit scoring, peningkatan efektivitas penagihan, dengan tetap menjaga pelindungan konsumen.

Meski demikian, ke depan TWP90 diproyeksikan tetap dapat dikelola dalam batas yang terkendali seiring dengan penguatan manajemen risiko, tata kelola, dan penerapan prinsip kehati-hatian oleh Penyelenggara Pindar.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260416150843-19-727334/video-ekspansi-bisnis-gadai-bank-emaspegadaian-incar-nasabah-gen-z”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/727334?comscore=off”,”time”:502,”title”:”Video: Ekspansi Bisnis Gadai & Bank Emas,Pegadaian Incar Nasabah Gen-Z”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/17/ekspansi-bisnis-gadai-bank-emas-pegadaian-incar-nasabah-gen-z-1776396413253_169.png”}]’); Next Article Bos OJK Ungkap Ada 4 Multifinance dan 9 Pindar yang Modalnya Cekak sedangkan Penyelenggara tersebut tidak serta merta harus menghentikan penyaluran pembiayaan,

Dampak dari hal tersebut adalah eksposur risiko relatif lebih tinggi dan memerlukan penguatan penilaian kemampuan bayar,” jelas Agusman dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat, (8/5/2026).

Menurut temuan OJK, pendanaan macet didominasi oleh sektor konsumtif, mengingat sangat bergantung pada pendapatan dan arus kas pribadi, sehingga lebih sensitif terhadap kemampuan bayar.

Pada Maret 2026, terdapat 16 Penyelenggara Pindar yang memiliki TWP90 di atas 5%. akibat Korban Pinjol DSI Diminta Lapor Soal Dana Maksimal 15 Mei

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK menyebut, pendanaan macet industri Pindar pada Maret 2026 didominasi oleh kelompok usia 19-34 tahun dengan porsi 48,65%.

Sebagaimana diketahui, rentang usia 19-34 tahun umumnya dikategorikan sebagai kelompok gabungan antara Generasi Milenial (Generasi Y) dan Generasi Z.

“Hal ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas penggunaan Pindar pada kelompok usia produktif,

Sebagai perbandingan, non-performing financing (NPF) gross multifinance hanya sebesar 2,83%, dan buy now pay later (BNPL) sebesar 2,51%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Pengumuman!

Analisis mendalam tentang Utang Pindar Warga RI Rp101 T, Gen Z-Milenial Paling Banyak Nunggak akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *