Video: Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah pelemahan daya beli menjadi tantangan bagi industri persepatuan RI. akibat Supit mengungkapkan perkembangan dan dampak gejolak global ke industri alas kaki RI.

Saat ini ekspor alas kaki RI masih mengandalkan pasar Amerika Serikat dan Eropa

Dampak dari hal tersebut adalah peluang untuk menarik investasi masih sangat besar.

Selain itu RI juga perlu memperkuat ekosistem industri alas kaki termasuk industri pendukung seperti kulit, tali sepatu hingga aksesoris untuk menopang sektor alas kaki

Seperti apa tantangan dan potensi sektor alas kaki RI? akibat Saat ini potensi pasar ekspor sepatu global mencapai USD 400 miliar sementara RI baru mengekspor USD 7 Miliar

Selengkapnya dialog Shania Alatas melalui Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), Anton J.

Supit dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Jum’at, 24/04/2026)

Add as a preferred
source on Google

Di sisi lain, persoalan kepastian hukum terkait izin, kebijakan lingkungan, tenaga kerja hingga gangguan Ormas masih menjadi persoalan.

Saat ini India dan Bangladesh menjadi negara baru yang menarik bagi investor persepatuan sehingga Indonesia harus dapat mengatasi hambatan investasi agar investor tertarik masuk RI. sedangkan Selain itu iklim investasi RI yang dirasa ‘kurang’ ramah dengan investor menjadikan peluang sektor alas kaki sebagai industri padat karya untuk menyerap banyak tenaga kerja menjadi terhambat.

Di tengah perang dagang AS-China, Indonesia seharusnya bisa mengambil peluang untuk menarik investasi alas kaki,

Video Video: Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 729639, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260424151419-19-729639/video-pasar-sepatu-tembus-usd400-m-ri-perlu-punya-industri-pendukung’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia 01 May 2026 15:00

Jakarta, CNBC Indonesia- Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), Anton J.

optimistis terhadap prospek industri alas kaki RI di tengah gejolak global?

Analisis mendalam tentang Video: Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *