Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Harga Minyak Melonjak Lagi, Tembus US$107 per Barel yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
WTI juga melesat dari US$83,85 menjadi US$94,4, setara penguatan sekitar 12,6%.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dalam sepekan, Brent melonjak dari US$90,38 pada 17 April menjadi US$105,33 pada 24 April, atau naik lebih dari 16%.
Situasi itu membuat pasar menilai ruang negosiasi semakin sempit.
Pasar juga fokus pada arus kapal di Selat Hormuz.
Goldman juga menyoroti ancaman harga BBM olahan yang tinggi serta potensi kelangkaan produk energi global.
Jika melihat pola harga dua pekan terakhir, volatilitas bergerak sangat agresif.
Risiko seperti ini membuat trader memilih membeli kontrak minyak lebih awal sebagai lindung nilai.
Di tengah situasi tersebut, Goldman Sachs ikut merevisi proyeksi harga minyak kuartal IV-2026.
IHSG Dibuka Naik 1% Pagi Ini
Sentimen utama datang dari mandeknya upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran.
Jalur energi paling vital dunia, Selat Hormuz, masih bergerak terbatas.
Investor pun kembali memasang premi risiko pada harga energi.
Menurut data Refinitiv pada pukul 09.20 WIB, kontrak Brent berada di US$107,09 per barel, naik dari penutupan sebelumnya US$105,33 per barel.
Data Kpler yang dikutip Reuters menyebut hanya satu kapal tanker produk minyak yang masuk ke Teluk pada Minggu.
WTI pun sempat menyentuh US$83,85 lalu bangkit ke hampir US$96.
CNBCΒ Indonesia
(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260309124522-19-717279/video-produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/717279?comscore=off”,”time”:71,”title”:”Video: Produksi Minyak Teluk Turun, Qatar Ramal Harga Capai USD 150″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/09/produksi-minyak-teluk-turun-qatar-ramal-harga-capai-usd-150-1773036987050_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Membara Imbas Perang Israel-Iran, Pasokan Terganggu
Reuters melaporkan harapan perundingan mereda setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana kunjungan utusan AS ke Islamabad.
Jika ekspor tersendat dan kapasitas penyimpanan penuh, Iran berisiko memangkas produksi di ladang-ladang tua mereka.
Di saat bersamaan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi justru tiba di Pakistan.
Pada 13 April Brent sempat di US$99,36, turun ke US$90,38 pada 17 April, lalu terbang ke atas US$107 pagi ini.
Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$95,8 per barel, menguat dari US$94,4 per barel pada perdagangan terakhir.
//
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Kenaikan ini memperpanjang reli tajam pekan lalu.
Lompatan secepat ini jarang terjadi kecuali pasar menghadapi gangguan pasokan besar.
Baca: Breaking News!
Bank investasi itu kini memperkirakan Brent di US$90 per barel dan WTI US$83 per barel, melalui alasan produksi Timur Tengah berpotensi lebih rendah dari perkiraan semula.
Untuk ukuran jalur yang biasanya menjadi nadi perdagangan energi dunia, angka itu sangat minim.
Artinya, pasokan fisik masih tertahan dan rantai distribusi belum pulih normal.
Analis IG Market Tony Sycamore mengatakan tekanan kini berada di pihak Teheran.
Harga Minyak Melonjak Lagi, Tembus US$107 per Barel Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 730057, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260427092509-17-730057/breaking-news-harga-minyak-melonjak-lagi-tembus-us-107-per-barel’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 27 April 2026 09:55 Foto: minyak dunia
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menanjak pada perdagangan Senin pagi (27/4/2026), saat pasar global masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Analisis mendalam tentang Breaking News! Harga Minyak Melonjak Lagi, Tembus US$107 per Barel akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
