Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kondisi ini menjaga harga energi tetap tinggi dan terus membebani sentimen pasar global.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas rupiah melalui operasi pasar yang terukur dan berkesinambungan.

“Intervensi yang berkesinambungan akan terus kami lakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai melalui pembelian SBN di pasar sekunder,” ujar Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dikutip Jumat (24/4/2026).

Baca: Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Selain intervensi valas dan pembelian SBN, BI juga terus mengoptimalkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik.

Dalam rilis RDG April 2026, BI menyebut strategi ini diarahkan untuk tetap menarik aliran masuk investasi portofolio asing ke pasar domestik.

Hingga 21 April 2026, posisi outstanding SRBI tercatat sebesar Rp885,41 triliun, dengan kepemilikan nonresiden mencapai Rp165,98 triliun atau sekitar 18,75% dari total outstanding.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260414100312-19-726539/video-rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-rp-17100-apa-yang-terjadi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/726539?comscore=off”,”time”:506,”title”:”Video: Rupiah Anjlok & Dolar AS Sentuh Rp 17.100, Apa Yang Terjadi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/14/rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-level-rp-17100-apa-yang-terjadi-1776135887586_169.png”}]’); Next Article Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.700

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 729604, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260424142602-17-729604/rupiah-menguat-052-dolar-as-turun-dibawah-rp17200’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 24 April 2026 15:12 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (24/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di zona hijau melalui apresiasi sebesar 0,52% ke level Rp17.190/US$.

Penguatan ini sekaligus membawa rupiah kembali turun ke bawah level psikologis Rp17.200/US$, setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (23/4/2026), mata uang Garuda ditutup melemah 0,64% di posisi Rp17.280/US$, yang menjadi level penutupan terlemah sepanjang masa.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih menguat 0,07% ke posisi 98,833.

//

Rupiah mampu menguat di tengah tekanan eksternal yang masih cukup tinggi.

Dampak dari hal tersebut adalah waktu pembukaan kembali koridor pelayaran penting dunia itu masih belum jelas. akibat Hal ini tercermin dari pergerakan indeks dolar AS yang tetap berada di zona penguatan, menandakan pelaku pasar global masih memburu greenback sebagai aset safe haven.

Sentimen global masih dibayangi mandeknya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang membuat harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah kembali menipis.

Iran sebelumnya menunjukkan kontrolnya atas jalur strategis tersebut,

Analisis mendalam tentang Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *