Perang di Timur Tengah Bikin Ekonomi Memburuk, Bos BI Ramal Cuma 3%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Perang di Timur Tengah Bikin Ekonomi Memburuk, Bos BI Ramal Cuma 3% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah efek lanjutan dari konflik yang mengerek harga komoditas energi seperti minyak mentah dunia hingga mengganggu rantai pasokan global.

“Prospek ekonoi global menjadi 3% 2026 dari seblmnya 3,1%,” tegas Perry.

Ia mengatakan, tekanan inflasi juga berpotensi naik di level global menjadi 4,2% dari sebelumnya diperkirakan di level 4,1%.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260414123636-19-726608/video-bi-bongkar-dampak-perang-iran-vs-as-ke-inflasi–nasib-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/726608?comscore=off”,”time”:5690,”title”:”Video: BI Bongkar Dampak Perang Iran Vs AS ke Inflasi – Nasib Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/14/dgs-desty-bongkar-dampak-perang-iran-vs-as-ke-inflasi-hingga-nasib-rupiah-1776148757562_169.png”}]’); Next Article Bos BI Naikkan Proyeksi Ekonomi Global, Bisa Tumbuh 3,2% di 2025 yang mengakibatkan (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia – Konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran berpotensi makin memperlemah prospek pertumbuhan ekonomi dunia.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil rapat dewan gubernur April 2026.

“Perang di Timur Tengah makin perburuk prospek ekonomi global,” kata Perry dalam konferensi pers secara daring, Rabu (22/4/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Sugiono Buka-bukaan RI Siap Kirim Orang untuk Program Kosmonot Rusia

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi berpotensi makin lemah dengan arah ke level 3% dari sebelumnya bisa tumbuh di kisaran 3,1%.

Terutama

Perang di Timur Tengah Bikin Ekonomi Memburuk, Bos BI Ramal Cuma 3% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 728913, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260422140730-17-728913/perang-di-timur-tengah-bikin-ekonomi-memburuk-bos-bi-ramal-cuma-3’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 22 April 2026 14:09 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Analisis mendalam tentang Perang di Timur Tengah Bikin Ekonomi Memburuk, Bos BI Ramal Cuma 3% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *