Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dari kebun itu pula, Paribatra memperkenalkan bibit anggrek yang kelak disebarluaskan di kawasan Bandung.

Biasanya, Paribatra datang bersama rombongan dan menginap di hotel selama berhari-hari.

Saat mengunjungi Malang, misalnya, koran Soerabaijasch handelsblad (15 Juni 1937) melaporkan, Paribatra dan 12 orang lain diberi fasilitas hotel oleh pejabat lokal.

Jakarta, CNBC Indonesia – Perubahan hidup yang drastis dari kehidupan mewah di lingkungan Istana Raja menjadi rakyat jelata dialami oleh Pangeran Siam Paribatra Sukhumbandu, yang wilayahnya sekarang dikenal sebagai Thailand.

Hunian tersebut kemudian dimanfaatkan sang pangeran untuk menyalurkan kegiatan terpendamnya yaitu menjadi tukang kebun.

Peneliti sejarah Bandung Haryoto Kunto dalam Semerbak Bunga di Bandung Raya (1986) menceritakan, Paribatra menjadi ahli tanaman anggrek di rumah barunya.

Sehari-hari Paribatra menjadi tukang kebun hingga sukses membangun taman indah berbunga di depan rumah.

(REUTERS/Athit Perawongmetha)

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Di sana suasananya begitu dingin, sepi, dan banyak pemandangan alam indah.

Pilihan Redaksi

  • RI Waspada!

    Faktor penyebabnya adalah suasana kota itu sesuai dengan dirinya sebagai pensiunan. yang mengakibatkan Ia tiba bersama sang istri, lima anak, serta beberapa pengikut lainnya-menandai babak baru kehidupan seorang pangeran yang jatuh dari pusat kekuasaan ke kehidupan sederhana di tanah rantau.

    Keputusan Paribatra untuk tinggal di Paris van Java dipilih

    Dia menjalani hidup sederhana sebagai tukang kebun di Bandung akibat efek gejolak politik besar yang melanda negerinya.

    googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

    Berstatus sebagai putra Raja Chulangkorn dan Rama V, Paribatra tumbuh di lingkaran elite kerajaan sekaligus menduduki beberapa jabatan strategis di pemerintahan.

    Setiap kali berlibur, jejak langkah Paribatra selalu jadi sorotan banyak media.

    Selama periode 1933-1938, tercatat dia mengunjungi Malang, Surabaya, Jogja, Bali, Kediri Bogor, Medan, dan sebagainya.

    CNBC Insight Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727835, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260418154024-17-727835/pangeran-thailand-jadi-tukang-kebun-di-bandung-alasannya-bikin-miris’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah,  CNBC Indonesia 18 April 2026 20:45 Foto: Warga mengantre untuk menyampaikan belasungkawa kepada Ibu Suri Sirikit setelah pengumuman kematiannya, di Istana Agung di Bangkok, Thailand, 26 Oktober 2025.

    Namun, pada 1948, jenazah Paribatra dipulangkan ke tanah kelahiran untuk dikremasi di Istana Raja, Bangkok.

    (fab/fab) Add as a preferred
    source on Google [Gambas:Video CNBC]
    var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260416144533-19-727330/video-didukung-ojk-dana-pensiun-mau-tambah-investasi-pasar-modal”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/727330?comscore=off”,”time”:462,”title”:”Video: Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/16/ojk-siapkan-instrumen-khusus-dana-pensiun-mau-tambah-investasi-di-pasar-modal-1776326355789_169.png”}]’); Next Article Tunggu Kesimpulan Sidang Cerai, Segini Harta Atalia dan Ridwan Kamil

    Selanjutnya, mereka diajak jalan-jalan ke tempat wisata.

    Tak heran, dia diberi kebebasan di Bandung.

    Harian de Indische Courant (22 Agustus 1933) menuliskan, pejabat Hindia Belanda memberikan tiga rumah besar di Bandung sebagai hunian Paribatra.

    Faktor penyebabnya adalah merasa Bandung masih miskin tumbuhan bunga-bunga.

    Selain berkebun, Paribatra juga hobi berwisata ke Jawa, Sumatera dan Bali. yang mengakibatkan Mengutip majalah Mooi Indie (1937), dia rela menjadi tukang kebun

    Namun, seluruh privilese dan kekuasaan tersebut hancur seketika setelah kudeta pada 24 Juni 1932 yang mengakhiri dominasi monarki absolut.

    Kudeta tersebut berdampak langsung terhadap Paribatra, mengingat ia merupakan bagian dari keluarga kerajaan, baik secara politik maupun garis keturunan.

    Di sisi lain, akhirnya memilih Hindia Belanda sebagai tempat pelarian.

    Arsip surat kabar De Indische Courant edisi 6 Agustus 1932 mencatat, Paribatra tiba di Batavia sebelum menetap di kawasan Cipaganti, Bandung. sedangkan Ia sempat mempertimbangkan pergi ke Eropa,

    Ia harus meninggalkan istana yang telah ditempatinya selama puluhan tahun dan praktis kehilangan tempat berpijak di tanah kelahirannya.

    Usai peristiwa kudeta, Paribatra sempat kebingungan menentukan tujuan hidup berikutnya.

    Terkadang juga Paribatra melakukan napak tilas ke beberapa wilayah yang pernah dikunjungi Rama V di Hindia Belanda.

    Beberapa tahun kemudian, idup Paribatra Sukhumbandhu berakhir pada 18 Januari 1944.

    Dalam buku Thailand: A Short History (2004), Paribatra tercatat pernah menjabat sebagai Panglima Angkatan Laut, Menteri Dalam Negeri, hingga penasihat raja.

    Para pejabat tinggi masih menganggapnya sebagai sosok hebat dan berjasa.

    Industri Otomotif di Thailand Cs Siaga 1 Gelombang PHK

  • Thailand Ditinggal Mobil Jepang, Begini Kondisi Ketenagakerjaannya

Walau dianggap pesakitan di Thailand, Paribatra begitu dihormati di Hindia Belanda.

Dia wafat di usia 62 tahun dan dimakamkan di Bandung.

Analisis mendalam tentang Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *