Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Video: Curhat Emiten Plastik: Perang Bikin Harga Bahan Baku Naik 100% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar melalui Direktur Utama PT Berlina Tbk (BRNA), Pujihasana Wijaya dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 15/04/2026)
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Add as a preferred
source on Google
Dampak dari hal tersebut adalah dapat menopang kinerja bisnis BRNA.
Saat ini kenaikan harga bahan baku plastik sudah mencapai 40-100% sementara porsi bahan baku terhadap biaya produksi sudah mencapai 50% sehingga saat terjadi kenaikan bahan baku 100% kenaikan harga jual tidak bisa dihindarkan .
Guna mendukung kelangsungan industri, produsen kemasan plastik masih membutuhkan dukungan pemerintah terkait ketidakpastian regulasi, ekspektasi konsumer yang terus berubah di tengah tren keberlanjutan dan isu lingkungan.
Seperti apa dampak kenaikan harga bahan baku ke produsen kemasan plastik? akibat Video Video: Curhat Emiten Plastik: Perang Bikin Harga Bahan Baku Naik 100% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727057, idkanal : 19 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260415164331-19-727057/video-curhat-emiten-plastik-perang-bikin-harga-bahan-baku-naik-100’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia 15 April 2026 17:28
Jakarta, CNBC Indonesia- Kenaikan harga minyak mentah dunia dan gangguan rantai pasok energi imbas ketegangan di Timur Tengah telah berdampak pada sektor petrokimia dan turunannya termasuk industri plastik.
Direktur UtamaΒ PT Berlina Tbk (BRNA), Pujihasana Wijaya menyebutkan BRNA sebagai emiten yang memproduksi kemasan plastik membutuhkan bahan baku resin plastik yang berasal dari pengolahan minyak bumi turut merasakan dampak gejolak perang Iran Vs AS-Israel.
BRNA yang memproduksi kemasan plastik masih mengandalkan serapan oleh industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods) yang cukup defensif menghadapi gejolak perang
Analisis mendalam tentang Video: Curhat Emiten Plastik: Perang Bikin Harga Bahan Baku Naik 100% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
