OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan bersama Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia mulai membuka informasi terkait saham melalui kepemilikan yang sangat terkonsentrasi.

Posisi teratas ditempati oleh PT Rockfields Properti Indonesia Tbk.

(AGII) mencatatkan konsentrasi kepemilikan sebesar 97,75%, disusul PT Barito Renewables Energy Tbk.

Emiten lainnya yang juga masuk dalam daftar ini antara lain PT Panca Anugrah Wisesa Tbk.

(IFSH) sebesar 99,77% dan PT Satria Mega Kencana Tbk.

Faktor penyebabnya adalah pelanggaran tertentu, tapi sebagai bentuk keterbukaan informasi untuk saham-saham yang terkonfirmasi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, data ini dapat dimanfaatkan sebagai early warning bagi investor dalam mengambil keputusan investasi, tanpa mengganggu mekanisme pasar yang berjalan.

Data HSC tersebut disusun berdasarkan metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi, mencakup saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat, dengan posisi per 31 Maret 2026.

Berdasarkan data yang telah dipublikasikan, terdapat sembilan emiten dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi di atas 95%. yang mengakibatkan Kondisi ini berbeda dengan saham pada umumnya yang dimiliki oleh banyak investor.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku pasar dalam memahami potensi risiko yang mungkin muncul dari struktur kepemilikan yang tidak merata.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa publikasi data ini akan menjadi informasi tambahan yang penting bagi investor.

“Ini bukan

Kebijakan ini menjadi langkah baru untuk meningkatkan transparansi di pasar modal.

Melalui publikasi tersebut, investor kini bisa melihat gambaran struktur kepemilikan emiten, khususnya saham yang sebagian besar dikuasai oleh segelintir pihak atau kelompok yang saling terafiliasi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Putusan KPPU vs P2P Syariah: Saat Negara Berbicara melalui Dua Bahasa

Secara sederhana, saham dalam kategori ini adalah saham yang kepemilikannya tidak tersebar luas di publik, melainkan terkonsentrasi pada pihak-pihak tertentu saja.

(ROCK) melalui tingkat kepemilikan mencapai 99,85%, diikuti oleh PT Ifishdeco Tbk.

(SOTS) sebesar 98,35%.

Selanjutnya, PT Samator Indo Gas Tbk.

(RLCO), melalui tingkat kepemilikan di atas 95%.

OJK menegaskan bahwa ke depan, bersama Self-Regulatory Organization SRO, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan publikasi data serupa secara berkala sebagai bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi di pasar modal Indonesia.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260316093123-19-719264/video-ojk-wajibkan-emiten-serahkan-laporan-keberlanjutan-mulai-2027″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719264?comscore=off”,”time”:69,”title”:”Video: OJK Wajibkan Emiten Serahkan Laporan Keberlanjutan Mulai 2027″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/16/ojk-wajibkan-emiten-serahkan-laporan-keberlanjutan-mulai-2027-1773632989045_169.png”}]’); Next Article OJK: Data Kepemilikan Saham di Atas 1% Akan Diungkap ke Publik

OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725929, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260411124352-17-725929/ojk-buka-data-saham-dikuasai-segelintir-orang-investor-wajib-waspada’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 11 April 2026 13:40 Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321.

Analisis mendalam tentang OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *