Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Di Tengah Risiko Perang AS-Iran, Bankir Putar Otak Jaga Likuiditas yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(BBRI) juga berupaya mengoptimalkan fungsi intermediasi, melalui target di kisaran 89% hingga 92% pada akhir tahun 2026.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan likuiditas bank pelat merah itu cukup manageable di tengah kondisi perang AS-Iran.
(MEGA) yang berhati-hati dalam penyaluran kredit sembari mengalokasikan dananya keΒ instrumen yang lebih berharga.
Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib menyatakan bahwa pihaknya memiliki kebijakan menjaga rasio perbandingan pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit (LDR) ratio dijaga di kisaran 70%, di bawah ketentuan Bank Indonesia (BI) di kisaran 78%-92%.
Kondisi ini dapat meningkatkan memperketat likuiditas di pasar keuangan,” tuturnya dia saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, Efdinal mengatakan pihaknya juga memastikan kesiapan contingency funding plan serta melakukan koordinasi aktif melalui regulator untuk menjaga stabilitas likuiditas secara berkelanjutan.
Kemudian ia menyebut OK Bank menjaga komunikasi dengan nasabah dan berkoordinasi aktif dengan regulator untuk memastikan stabilitas likuiditas.
Terpisah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut saat ini bank-bank secara sukarela melakukan stress test.
China All In ke Indonesia, Investasi Terbesar di Asia
Terpisah, salah satu big banks RI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Mayoritas transaksi telah dilakukan melalui channel digital seperti BRImo dan QLola by BRI, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan dana murah melalui peningkatan frekuensi dan volume transaksi serta meningkatkan fee based income.
“Stabilnya aktivitas transaksi ini turut memperkuat posisi likuiditas perseroan, seiring melalui terjaganya arus kas masuk dari berbagai segmen nasabah, baik ritel, UMKM, maupun korporasi,” papar Dhanny.
Sementara itu, PT Bank KB Indonesia Tbk.
Pengalaman kita kalau terjadi krisis itu uang yang ditarik customer itu sekitar 30% dari uang yang ada di bank.
Selain itu, optimalisasi seluruh sumber likuiditas terus dilakukan untuk menjaga rasio likuiditas seperti LCR dan NSFR sesuai ketentuan regulator,” ujar Dhanny saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2026).
Di sisi lain, ia menyebut aktivitas transaksi nasabah tetap menunjukkan kinerja yang solid, didukung oleh kuatnya ekosistem digital BRI.
(BBKP) alias KB Bank menyatakan telah melakukan langkah mitigasi risiko dan antisipasi secara proaktif melalui pemantauan serta pengelolaan eksposur pada sektor-sektor yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap volatilitas indikator makroekonomi akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie menyebut sektor-sektor tersebut antara lain manufaktur melalui ketergantungan impor tinggi, transportasi, logistik dan distribusi, energi dan komoditas strategis, serta ritel dan konsumsi.
Dari sisi manajemen risiko, langkah yang ditempuh mencakup pengawasan dan evaluasi berkala untuk mengukur sensitivitas permodalan, termasuk kecukupan CAR terhadap berbagai skenario kenaikan NPL yang dipicu oleh guncangan eksternal.
(DNAR) juga berniat tetap mengoptimalkan LDR, di kisaran 80% hingga 90%.
Faktor penyebabnya adalah itu Bank Mega selalu menjaga policy likuiditas kita di itu,” tegas Kostaman saat ditemui di Auditorium Bank Mega, Selasa (31/3/2026).
Bank papan tengah milik CT Corp itu juga berupaya menjaga stabiltas likuiditas dengan mendorong pertumbuhan dana murah (low cost funding).
Bank swasta lainnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk. yang mengakibatkan Oleh
Ia menyebut BRI terus menjaga komposisi dana murah melalui tetap selektif dalam memberikan kredit.
“BRI secara konsisten menjaga komposisi dana murah (CASA), menyalurkan kredit secara selektif, serta menyediakan buffer likuiditas yang memadai.
(BNGA) menyatakan bahwa saat ini kondisi likuiditasnya masih baik.
Di Tengah Risiko Perang AS-Iran, Bankir Putar Otak Jaga Likuiditas Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 723556, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260402134759-17-723556/di-tengah-risiko-perang-as-iran-bankir-putar-otak-jaga-likuiditas’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 02 April 2026 14:45 Foto: Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Di tengah kondisi geopolitik yang kian meluas, industri perbankan RI berhadapan melalui sejumlah risiko.
Kunardy menyebut pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa permodalan dan likuiditas bank KBMI II itu tetap berada pada level yang memadai dalam berbagai kondisi ekonomi.
“Apabila konflik bersifat sementara dan tidak menimbulkan disrupsi ekonomi yang luas, dampaknya terhadap pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) akan disesuaikan melalui perkembangan risiko aktual yang dihadapi Bank pada periode berjalan,” terang Kunardy saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2026).
Baca: RUPST BTN Bahas Akuisisi Kredit Rp15,4 T, Ini Jadwalnya
Bank milik Kookmin Bank asal Korea Selatan itu tetap ingin mengoptimalkan fungsi intermediasi, dengan target LDR sekitar 90%.
Bank asal Korea Selatan lainnya, PT Bank Oke Indonesia Tbk.
Faktor penyebabnya adalah permintaan kredit lemah.
Kendati, ia menyebut bank swasta terbesar kedua RI itu tetap akan mengejar pertumbuhan dana murah atau current account saving account (CASA), terutama dari nasabah non ritel.
“Saat ini likuiditas masih baik karena memang demand terhadap kredit juga lemah. yang mengakibatkan Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan itu
Direktur Kepatuhan OK Bank, Efdinal Alamsyah menyebut bank harus menjaga buffer likuiditas yang kuat melalui peningkatan aset likuid (HQLA), memperkuat dana CASA, serta menyiapkan contingency funding plan dan melakukan stress testing secara berkala.
“Memang jika konflik AS-Iran berkepanjangan berpotensi menekan likuiditas melalui volatilitas pasar global, potensi capital outflow, pelemahan nilai tukar, serta kenaikan harga energi yang dapat memicu inflasi dan suku bunga.
Meskipun keputusan itu akan dikenakan denda giro wajib minimum (GWM), ia menyebut pertimbangan menjaga likuiditas lebih penting.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Bagi Bank Mega menjaga likuiditas itu, kita merasa jauh lebih penting.
Selain itu, tim pengawas perbankan OJK juga melakukan stress test bahkan terhadap bank secara individual terkait transmisi risiko baik dari nilai tukar, inflasi, dan lain sebagainya.
“Itu semua itu nanti sedang kita analisis secara mendalam, apa sih kemudian implikasinya, market risk apa yang akan dihadapi bank dan lain sebagainya itu nanti kita akan betul-betul kita perhatikan dari waktu ke waktu dan bahkan per individual bank, akan kita perhatikan,” imbuh
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (1/4/2026).
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260326112026-19-721524/video-inflasi-australia-bulan-februari-sebesar-37-yoy”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/721524?comscore=off”,”time”:105,”title”:”Video: Inflasi Australia Bulan Februari Sebesar 3,7% YoY”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/26/cnbc-indonesia-tv-1774500243881_169.png”}]’); Next Article Bank Beri Special Rate Deposan Besar, Pemerintah-BUMN Dapat 5,97%
Mulai dari penurunan permintaan kredit, risiko pasar, inflasi, nilai tukar, dan lain sebagainya.
Para bankir pun perlu memutar otak guna menjaga kondisi likuiditas.
Namun kami tetap fokus untuk CASA terutama dari segment non ritel,” kata Lani saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2026).
CIMB Niaga tetap berniat untuk mengoptimalkan fungsi intermediasinya, melalui LDR dipatok sekitar 85%-90%.
Lani kemudian menyebut pihaknya memiliki stress test scenario yang mumpuni, terkoordinasi dengan internal CIMB Niaga bersama regulator.
Baca: Bestie Banget!
Analisis mendalam tentang Di Tengah Risiko Perang AS-Iran, Bankir Putar Otak Jaga Likuiditas akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
