Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Presiden RI Ini Kepincut Pengusaha Daerah, Proyeknya Dilabeli “Gila” yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Nama Tay kemudian naik daun dan terkenal se-antero negeri.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.
Bahwa di Sumatera ada pengusaha yang mampu melakukan sulap terhadap lahan.
Dampak dari hal tersebut adalah membuahkan hasil nyata.
Melihat Soeharto berkata demikian, Tay malah menganggapnya pujian. akibat Hanya orang “gila” dan nekat yang berani melakukan hal itu
Karena tak ada pemain di santan kemasan, Tay sukses menjadi pengusaha olahan kelapa yang produknya mendunia.
Setelah melalui proses perjuangan tak mudah, produk itu sukses berada di etalase toko-toko di Indonesia dan lebih dari 100 negara di dunia, khususnya Asia.
Dia penasaran dan ingin menginvestigasi lebih lanjut.
Tak lama setelah kunjungan pertamanya ke pabrik Tay pada 1990, Soeharto mengajaknya untuk terlibat dalam proyek Lahan Gambut Sejuta Hektare di Kalimantan.
Kini, sosok Tay bagaimanapun dikenang sebagai pengusaha yang mengabdikan dirinya di industri perkelapaan Indonesia, yang bisa jadi inspiratif bagi kalangan muda dalam mengupayakan sesuatu dari tidak ada menjadi bernilai tambah.
(Firda Dwi Muliawati/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260225153154-19-713855/video-hitung-cuan-sektor-otomotif-saat-ramadan–lebaran”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/713855?comscore=off”,”time”:748,”title”:”Video: Hitung Cuan Sektor Otomotif Saat Ramadan – Lebaran”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/25/hitung-cuan-sektor-otomotif-saat-ramadan-1772008499274_169.png”}]’); Next Article Lahir di Bekas Kandang Ayam, Kini Jadi Manusia Rp 100 Triliun
Apalagi usai pabrik Tay juga mempelopori produk Nata de Coco, olahan daging kelapa.
Soeharto berupaya mendekati Tay.
Perkebunan kelapanya makin besar dan dia sukses melakukan ekspansi bisnis.
Bahkan pada 1989 dia melakukan terobosan besar melalui membuat produk baru pertama di dunia.
Saat melintasi wilayah Sumatera Timur, perhatiannya tertuju pada hamparan perkebunan kelapa yang sangat luas di Kabupaten Indragiri Hilir.
Dari ketinggian, Presiden mengamati adanya sebuah pabrik besar yang berdiri di tengah ribuan pohon kelapa dan aliran sungai.
Pixabay)
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.
Dalam uraian Tay Ciaying dalam Tay Juhana: Pelopor Industri Kelapa (2018), Soeharto memerintahkan Kardono (Ketua PSSI) diminta mengecek, dan Hasrul Harahap yang saat itu menjabat menteri kehutanan untuk melakukan pengecekan.
Kunjungan itu sebagai upaya studi banding untuk melihat keberhasilan Tay menyulap rawa-rawa basah tidak produktif menjadi lahan produktif.
Cerita itu juga dibarengi oleh penyerahan proposal proyek kanal PT Riau Sakti United Plantations, anak perusahaan Sambu Group.
Pemandangan industri yang tertata rapi tersebut membuat Soeharto penasaran mengenai sosok di balik pengelolaan aset yang terlihat sangat potensial tersebut.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Setelah kembali ke istana, ia menginstruksikan orang kepercayaannya, Jenderal Kardono, untuk menelusuri pemilik usaha tersebut.
Produknya kemudian menjadi kata ganti penyebutan untuk santan kemasan.
CNBC Insight Presiden RI Ini Kepincut Pengusaha Daerah, Proyeknya Dilabeli “Gila” Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 722246, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260329151639-17-722246/presiden-ri-ini-kepincut-pengusaha-daerah-proyeknya-dilabeli-gila’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 29 March 2026 17:00 Foto: Ilustrasi Pohon Kelapa.
Diketahui kala itu dia sudah memasarkan minyak kelapa bermerek ‘Dua Sapi’ yang sudah jadi ‘raja’ di Sumatera.
Setelah mendatangi langsung, para menterinya itu cerita kepada presiden.
Dia malah melanjutkan proyek tersebut dan terbukti membuahkan hasil.
Proyek itu berupaya mengubah rawa menjadi lahan produktif berskala besar.
Baca: Anggota TNI Kaya Mendadak, Duit Rp5.000 Berubah Jadi Rp50 Miliar
Usai mencermati isi proposal, Soeharto segera mengambil pulpen.
“Soeharto memberi tanda “G” pada sampulnya, yang diartikan sebagai “Gila”, tulis Tay Ciaying.
Alasan Soeharto tersebut didasari oleh keheranannya bahwa itu adalah proyek yang tidak masuk akal.
Faktor penyebabnya adalah tak begitu terkenal di ibu kota. yang mengakibatkan Hasil penelusuran menunjukkan bahwa seluruh kawasan perkebunan dan pabrik itu merupakan milik Sambu Group, yang didirikan oleh pengusaha bernama Tay Juhana atau Tay Jui Chuan.
Soeharto merasa asing dengan nama tersebut
Jakarta, CNBC Indonesia — Pada akhir era 1980-an, Presiden Soeharto sempat melakukan kunjungan kerja lintas wilayah dari Jambi menuju Batam melalui menggunakan helikopter.
Analisis mendalam tentang Presiden RI Ini Kepincut Pengusaha Daerah, Proyeknya Dilabeli “Gila” akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
