Penjual Es di Jawa Buktikan Bisa Kaya Raya, Punya Harta Rp10 Triliun

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Penjual Es di Jawa Buktikan Bisa Kaya Raya, Punya Harta Rp10 Triliun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah meninggal. yang mengakibatkan Begitu pula pabrik esnya yang makin tersebar.

Jejak Tasripin sebagai pengusaha es harus berakhir pada 1919

Es yang semula mahal dan sulit diperoleh jadi lebih terjangkau.

Masyarakat jadi bisa menenggak minuman dingin.

Tercatat dia punya rumah penjagalan dan melakoni jual-beli kulit hewan.

Pada era Tasripin hidup, es sulit diperoleh sebab tidak ada kulkas atau mesin pendingin.

Harian de Locomotief (25 Juli 1902) mewartakan, pabrik es Tasripin berada di daerah Ungaran, Semarang.

Lalu, delapan tahun kemudian, dia mendirikan pabrik es lagi di Semarang tepatnya daerah Petelan.

Kedua bisnis ini membuat harta kekayaannya makin bertambah.

Setiap bulan, dia memperoleh uang 30-40 ribu gulden.

Satu era melalui Tasripin, hidup seorang penjual es di Semarang bernama Kwa Wan Hong.

Koran de Locomotief (5 September 1910) melaporkan, pabrik es tersebut jadi yang terbesar di sana dan dioperasikan langsung oleh pria kelahiran 1834 itu.

Selain jualan es, Tasripin juga melakukan diversifikasi bisnis.

Sejarah kemudian mencatatnya sebagai orang terkaya Indonesia dari kelompok pribumi, yang bermula dari jualan es.

Banyak Raja Es Lain

Selain Tasripin, masih ada penjual es lain yang sukses dan kaya raya.

Jika harga satu liter beras hari ini sekitar Rp13 ribu, maka harta Tasripin setara Rp9,7 triliun (hampir Rp10 triliun) pada masa sekarang.

Nominal harta sebesar itu diperoleh dari jualan es.

Faktor penyebabnya adalah terbukti mampu mencetak miliarder di masa lalu. yang mengakibatkan CNBC Insight Penjual Es di Jawa Buktikan Bisa Kaya Raya, Punya Harta Rp10 Triliun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 722189, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260329071020-17-722189/penjual-es-di-jawa-buktikan-bisa-kaya-raya-punya-harta-rp10-triliun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mfakhriyansah,  CNBC Indonesia 29 March 2026 09:00 Foto: Cover Insight/ Es Batu/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah membuktikan bahwa menjadi pedagang es bukanlah profesi yang bisa dipandang sebelah mata,

Pada dasarnya, semua pekerjaan halal itu mulia.

Sanggahan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.

Magelangsche Ijs en Mineralwater Fabriek sejak 1920.

Setelahnya, bisnis es diteruskan oleh keluarga sekalipun tak diketahui lebih lanjut jejaknya.

Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini. (pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260313153047-19-718854/video-sasar-kelas-atas-garmen-lokal-siap-berjaya-di-pasar-domestik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/718854?comscore=off”,”time”:459,”title”:”Video: Sasar Kelas Atas, Garmen Lokal Siap 'Berjaya" Di Pasar Domestik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/13/sasar-kelas-atas-produsen-garmen-lokal-siap-berjaya-di-pasar-lokal-1773392342871_169.png”}]’);

Artinya, dia bisa membeli 750 juta liter beras bermodalkan uang 45 juta gulden.

Tahun 1895, Kwa mendirikan pabrik es bernama Hoo Hien.

Sejarawan Denys Lombard dalam Nusa Jawa Silang Budaya (1999) menyebut, dia membuat es melalui memanfaatkan reaksi kimia, yakni campuran garam dan ammonia yang mengubah air menjadi es.

Koran de Nieuwe Vorstenlanden (17 Juli 1901) melaporkan, keberadaan pabrik es milik Kwa mengubah kebiasaan orang Indonesia mengonsumsi es.

Saat wafat, koran De Nieuwe Vorstenlanden (8 September (1919) mewartakan, hartanya tembus 45 juta gulden.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Orang Terkaya RI Ini Pernah Dimarahi Oleh Wanita Penjual Beras

Kala itu, harga satu liter beras hanya 6 sen.

Dia memang tak sekaya Tasripin, tapi Kwa tercatat dalam sejarah sebagai raja es.

Sebab, Kwa-lah yang menciptakan industri es pertama di Indonesia.

Lantas, bagaimana strategi dan perjalanan bisnisnya hingga bisa mencapai level setajir itu?

Pada 1900-an atau era kolonial, Tasripin adalah salah satu orang terkaya di Indonesia.

Alhasil, es menjadi primadona sebab harganya dijual tinggi dan selalu laris.

Maka, siapapun yang menciptakan pabrik es bisa bikin kaya raya, termasuk Tasripin.

Tak heran, dia punya banyak rumah dan tanah di Semarang.

Dengan demikian, tak patut menganggap remeh orang yang menjajakan es dalam berbagai olahan secara keliling.

Tak diketahui pasti berapa kekayaannya, tapi yang pasti dia punya harta melimpah.

Tercatat dia punya tiga pabrik es dan bisa kaya raya, sebelum akhirnya bangkrut ketika Jepang datang tahun 1942.

Tasripin yang punya harta Rp10 triliun, lalu raja es RI Kwa Wan Hoong dan Robert Chevalier menjadi bukti bahwa penjual es juga bisa sukses dan kaya raya.

Berkat Kwa pula, lahir industri es krim pertama di masa kolonial.

Sebab, punya banyak tanah, rumah, dan pabrik es di berbagai daerah.

Di Magelang, ada penjual es juga bernama Robert Chevalier.

Fenomena ini bukan dialami oleh segelintir orang saja, melainkan banyak pengusaha yang berhasil meraup kekayaan fantastis dari bisnis pendingin tersebut.

Salah satu sosok yang paling ikonik adalah Tasripin, seorang pengusaha yang asetnya ditaksir mencapai angka triliunan rupiah.

Analisis mendalam tentang Penjual Es di Jawa Buktikan Bisa Kaya Raya, Punya Harta Rp10 Triliun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *