IHSG Kemarin Ambruk 3%, Intip Saham Jagoan Analis Hari Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Kemarin Ambruk 3%, Intip Saham Jagoan Analis Hari Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google Next Article IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 1,87%

IHSG Kemarin Ambruk 3%, Intip Saham Jagoan Analis Hari Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 717539, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260310084028-17-717539/ihsg-kemarin-ambruk-3-intip-saham-jagoan-analis-hari-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 10 March 2026 08:55 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai melalui profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

Di antaranya DCII yang naik 2,44%, SMMA menguat 4,48%, serta MORA melonjak 8,85% sebagai leading movers.

Sebaliknya, saham-saham berkapitalisasi besar justru menjadi pemberat pasar.

Fitch menurunkan outlook tiga bank BUMN yakni BMRI, BBRI, dan BBNI, serta LPEI atau Indonesia Eximbank dari β€œstabil” menjadi β€œnegatif”.

Indeks Dow Jones naik 0,50% ke level 47.740, diikuti S&P 500 yang menguat 0,83% ke 6.795, serta Nasdaq yang melonjak 1,38% ke 22.695.

Sentimen positif di Wall Street dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut konflik melalui Iran berpotensi segera berakhir.

Nilai tersebut setara melalui 65% dari laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun buku 2025 sebesar Rp20,40 triliun.

Sementara 35% sisanya atau sekitar Rp7,01 triliun akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan.

Dengan jumlah saham beredar mencapai 37,30 miliar lembar, dividen per saham (DPS) BBNI tercatat sebesar Rp349,30.

Langkah ini juga mengikuti keputusan Moody’s pada bulan sebelumnya yang memangkas outlook lima bank besar Indonesia yakni BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, dan BBTN menjadi negatif.

Secara teknikal, saham BMRI dan BBRI tercatat mengalami gap down dan berpotensi bergerak menuju area support terdekat masing-masing di sekitar Rp4.730 dan Rp3.500.

Di sisi lain, Bank Negara Indonesia (BBNI) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp13,03 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 Februari.

Penurunan indeks terjadi di tengah tekanan luas pada hampir seluruh sektor saham.

Meski IHSG terkoreksi, beberapa saham masih mencatat kenaikan dan menjadi penopang indeks.

Meski demikian, Fitch tetap mempertahankan peringkat utang jangka panjang pada level BBB.

Baca: Wajah IHSG di Tengah Perang, Mengapa Kerap Jatuh Saat Iran Terlibat?

Perubahan prospek tersebut merupakan dampak lanjutan dari keputusan Fitch pada 4 Maret yang lebih dulu mengubah outlook peringkat Indonesia menjadi negatif.

Ia juga menilai harga minyak global akan turun dalam waktu dekat.

Untuk aset Indonesia di pasar global, ETF Indonesia (EIDO) tercatat menguat 1,17%.

Namun arus dana tersebut belum mampu menahan pelemahan indeks secara keseluruhan.

Dari sisi sektoral, seluruh sektor saham ditutup di zona merah.

ilustrasi saham melalui latar belakang hitam

Jakarta, CNBC Indonesia β€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (9/3), turun 3,27% ke level 7.337,37.

Namun indeks MSCI Indonesia masih terkoreksi 3,03%.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap saham perbankan juga datang dari keputusan lembaga pemeringkat Fitch.

Nilai ini sedikit lebih rendah dibandingkan DPS tahun sebelumnya yang mencapai Rp374,06 per saham.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • CYBR – Buy 1340-1355 | TP 1400-1445 | SL 1265

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • DEWA – Buy 406-412 | TP 420-432 | SL 380

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • WIIM – Buy 1990-2010 | TP 2050-2100 | SL 1870

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • STAA – Buy 1240-1250 | TP 1280-1310 | SL 1160

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • BUMI – Buy 216-220 | TP 226-238 | SL 202

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Sektor transportasi mengalami penurunan terdalam melalui koreksi 5,22%.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat bergerak berlawanan arah dengan pasar domestik.

Dampak dari hal tersebut adalah masuk jajaran lagging movers.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Menariknya, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp749,85 miliar di pasar reguler dan Rp1,11 triliun di seluruh pasar. akibat BBRI turun 2,72%, BYAN terkoreksi 7,06%, dan BREN melemah 4,85%

Analisis mendalam tentang IHSG Kemarin Ambruk 3%, Intip Saham Jagoan Analis Hari Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *