Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Rupiah Tertekan, Dolar AS Makin Dekati Rp17.000 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Terlebih, Presiden AS Donald Trump sebelumnya disebut menolak figur Mojtaba.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dengan belum adanya tanda-tanda berakhirnya konflik di Timur Tengah, sementara kapal-kapal tanker masih enggan melintasi Selat Hormuz, pelaku pasar kini bersiap menghadapi kemungkinan periode harga energi yang tetap tinggi dalam waktu lebih lama.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260304123346-19-715903/video-pastikan-jaga-stabilitas-rupiah-di-tengah-konflik-as-iran”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715903?comscore=off”,”time”:74,”title”:”Video: Pastikan Jaga Stabilitas Rupiah Di Tengah Konflik AS-Iran”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/04/bi-pastikan-jaga-stabilitas-rupiah-di-tengah-eskalasi-konflik-timur-tengah-1772603898773_169.png”}]’); Next Article Rupiah Melemah di Tengah Huru-Hara Global, Dolar ke Rp 16.620
Hal ini menunjukkan bahwa investor kembali mengalihkan dana mereka ke aset berdenominasi dolar di tengah tingginya ketidakpastian global.
Situasi ini memperkuat pandangan bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), kemungkinan akan menunda pemangkasan suku bunga.
Pada saat yang sama, situasi geopolitik di Timur Tengah juga belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Setelah pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (6/3/2026), rupiah juga ditutup melemah 0,15% di level Rp16.900/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tajam 0,68% ke level 99,655.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih dibayangi sentimen eksternal, terutama penguatan dolar AS di pasar global.
Baca: IHSG & Rupiah Terancam!
Langkah ini memberi sinyal bahwa kelompok garis keras masih memegang kendali kuat di Teheran di tengah konflik melalui AS dan Israel.
Perkembangan tersebut semakin menambah kekhawatiran pasar.
Akibatnya, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, kembali berada dalam tekanan.
Di sisi lain, pelaku pasar juga mulai menyesuaikan ekspektasi inflasi sejak pecahnya konflik pada pekan lalu.
Iran menunjuk Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei, sebagai penerus pemimpin tertinggi Iran.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan pertama pekan ini, Senin (9/3/2026), melalui pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), seiring menguatnya dolar AS di pasar global.
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka terdepresiasi sebesar 0,47% ke posisi Rp16.980/US$.
Rupiah Tertekan, Dolar AS Makin Dekati Rp17.000 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 717175, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260309090300-17-717175/breaking-news-rupiah-tertekan-dolar-as-makin-dekati-rp17000’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 09 March 2026 09:05 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Minyak Tembus US$100, Kabar Genting dari China
Indeks dolar AS terus menguat dan bergerak menuju level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.
Penguatan ini terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia yang telah menembus US$100 per barel, di tengah kekhawatiran bahwa konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat memicu gangguan pasokan energi global dalam jangka lebih panjang.
Kondisi tersebut mendorong meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven, termasuk dolar AS.
Analisis mendalam tentang Breaking News! Rupiah Tertekan, Dolar AS Makin Dekati Rp17.000 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
