Siap-Siap, Ada Banyak Bank Antre Merger Besar-Besaran

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Siap-Siap, Ada Banyak Bank Antre Merger Besar-Besaran yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dengan demikian, PSP yang memiliki banyak bank harus melakukan peleburan atau membentuk holding company.

“Single policy itu jadi satu orang atau satu perusahaan itu tidak boleh memiliki lebih dari satu BPR.

Sudah ngantre ini kita, hanya tinggal sedikit [yang belum],” ujar Dian selepas Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Februari 2026, Selasa (3/3/2026).

Dalam peraturan tersebut, satu pihak hanya boleh menjadi pemegang saham pengendali pada satu bank umum atau BPR.

Faktor penyebabnya adalah Muhammadiyah sulit untuk melebur sebanyak 17 BPRS yang dimilikinya menjadi 1.

Dian memaparkan pertumbuhan kinerja BPR/BPRS sepanjang tahun 2025. yang mengakibatkan Adapun, Bank Syariah Matahari dipilih sebagai perusahaan cangkang,

Pertama, sebanyak empat BPR dalam satu naungan memutuskan untuk melebur.

Antara lain, PT BPR Bina Sejahtera Insani (Binsani), PT BPR Rejeki Insani, PT BPR Dutabhakti Insani, dan PT BPR Bina Kharisma Insani.

Jadi yang masih banyak itu harus di-merger,” pungkas Dian.

Belum lama ini, OJK telah memberi lampu hijau atas penggabungan empat BPR di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat.

Meski jumlah BPR/BPRS menurun, total aset tumbuh 5,38% secara tahunan atau year on year (yoy) per November 2025.

Keempat bank itu adalah PT BPR Nusamba Sukaraja, PT BPR Nusamba Plered, PT BPRNusamba Singaparna, dan PT BPR Mitra Harmoni Indramayu, menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari.

Merger empat BPR ini merupakan bagian dari konsolidasi industri perbankan yang berkelanjutan guna memperkuat permodalan, daya saing, dan ketahanan BPR dalam mendukung pembiayaan sektor riil, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sepanjang tahun lalu, terjadi dua aksi merger BPR besar-besaran.

IHSG Ambruk 1,48% Tertekan Kinerja Emiten Tambang Emas

“Sekarang kita merger-kan semua sekarang.

Merger resmi dilakukan pada 27 Agustus 2025.

Kedua, Bank Syariah Matahari besutan Pimpinan Pusat (PP) mendapatkan izin operasional oleh OJK pada 18 Juni 2025.

Itu didukung oleh pertumbuhan kredit sebesar 5,48% yoy menadi Rp176,06 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 5,07% yoy menjadi Rp167,72 triliun.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260303130946-19-715529/video-ini-tanggapan-ojk-soal-perang-as-iran-penutupan-selat-hormuz”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715529?comscore=off”,”time”:141,”title”:”Video: Ini Tanggapan OJK Soal Perang AS-Iran & Penutupan Selat Hormuz”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/03/ini-tanggapan-ojk-soal-perang-as-iran-penutupan-selat-hormuz-1772523007985_169.png”}]’); Next Article OJK Mau Hapus KBMI I, Bank Syariah Mini Bersiap Naik Kelas

Bank tersebut sebelumnya merupakan BPRS yang dijadikan cangkang untuk mendirikan Bank Umum Syariah (BUS).

Siap-Siap, Ada Banyak Bank Antre Merger Besar-Besaran Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715789, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260304090748-17-715789/siap-siap-ada-banyak-bank-antre-merger-besar-besaran’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 04 March 2026 09:25 Foto: Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa masih banyak Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang hendak melakukan konsolidasi dalam rangka memenuhi single presence policy (SPP) alias kepemilikan tunggal.

Menurut Dian, sedang ada banyak BPR yang hendak berkonsolidasi.

BPR Binsani yang terletak di Karanganyar, Jawa Tengah itu menjadi surviving entity yang menerima penggabungan ketiga BPR lainnya.

Ia mengungkapkan hanya ada tinggal sedikit bank yang belum memenuhi SPP.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Breaking!

Analisis mendalam tentang Siap-Siap, Ada Banyak Bank Antre Merger Besar-Besaran akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *