Kredit Tumbuh 15,62%, Bank Mandiri Catat Kinerja Solid di Awal 2026

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Kredit Tumbuh 15,62%, Bank Mandiri Catat Kinerja Solid di Awal 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kondisi ini mencerminkan disiplin manajemen risiko serta selektivitas Bank Mandiri dalam ekspansi pembiayaan.

Sebagai mitra strategis pemerintah dan bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri terus mengarahkan pembiayaan pada sektor-sektor prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM.

Melalui penguatan ekosistem korporasi, ritel, dan digital yang terhubung dari hulu ke hilir, bank berkode emiten BMRI ini memastikan setiap lini bisnis saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi melalui pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung agenda pembangunan nasional.

Dampak dari hal tersebut adalah memperkuat struktur pendapatan yang semakin berimbang dan berkelanjutan.

Kenaikan tersebut mencerminkan peningkatan produktivitas serta efektivitas pengelolaan biaya dalam mendorong kinerja keuangan perusahaan yang semakin optimal. akibat Fee Based Income (FBI) recurring Bank Mandiri tumbuh 16,1% secara YoY,

Dengan fundamental yang solid, efisiensi yang terjaga, serta strategi yang adaptif, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang 2026,” pungkas Novita.

(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260205152708-19-708526/video-mantap-bank-mandiri-cetak-laba-rp-563-triliun-di-tahun-2025″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/708526?comscore=off”,”time”:1184,”title”:”Video: Mantap!

Kredit Tumbuh 15,62%, Bank Mandiri Catat Kinerja Solid di Awal 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713380, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260224121733-17-713380/kredit-tumbuh-1562-bank-mandiri-catat-kinerja-solid-di-awal-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia 24 February 2026 12:21 Foto: dok Bank Mandiri

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan kinerja solid pada awal 2026 sekaligus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Mengacu laporan keuangan bulanan (bank only) pada Januari 2026, realisasi kredit Bank Mandiri tumbuh 15,62% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 1.511,4 triliun.

Dampak dari hal tersebut adalah posisi CoF terjaga di level 2,06%.

Pada periode yang sama, pendapatan berbasis komisi Bank Mandiri tumbuh solid seiring meningkatnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis. akibat Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) sebesar 10,2% YoY serta penurunan biaya dana atau Cost of Fund (CoF) sebesar 27 basis poin dibandingkan bulan sebelumnya,

Langkah ini sejalan melalui peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Pertumbuhan ini menjadi wujud sinergi yang terintegrasi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem.

Selain itu, transaksi treasury Bank Mandiri juga meningkat 33% YoY atau sejalan melalui penguatan layanan transaksi digital dan solusi pengelolaan finansial yang menyeluruh bagi nasabah.

Lebih lanjut, Novita menyatakan, penguatan ekosistem digital tersebut menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri dalam menciptakan keunggulan berkelanjutan dan memperluas inklusi keuangan melalui integrasi layanan Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Kopra by Mandiri bagi segmen pelaku usaha dan pebisnis, serta Livin’ Merchant dalam mendukung digitalisasi transaksi UMKM.

“Akselerasi ekosistem digital kami arahkan untuk menghadirkan layanan yang menyeluruh dan terintegrasi bagi masyarakat dan nasabah.

Dampak dari hal tersebut adalah memberikan nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan,” ujar Novita dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (24/2/2026).

Di samping itu, struktur pendanaan juga menunjukkan penguatan yang solid. akibat Kami memastikan akselerasi yang bertumbuh tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian

Dampak dari hal tersebut adalah mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terjaga kualitasnya seiring penguatan fungsi intermediasi pada awal tahun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan tersebut mempertegas komitmen Bank Mandiri dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah. akibat Peningkatan penyaluran kredit tersebut turut mendorong pertumbuhan total aset Bank Mandiri menjadi Rp 2.191,9 triliun atau naik 13,96% YoY,

Bank Mandiri Cetak Laba Rp 56,3 Triliun di Tahun 2025″,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/05/mantap-bank-mandiri-cetak-laba-rp-563-triliun-di-tahun-2025-1770280391358_169.png”}]’); Next Article Tegaskan Optimisme Bisnis, Bank Mandiri Bersiap Buyback Saham

Melalui konektivitas yang semakin kuat antar segmen, kami ingin memastikan setiap kebutuhan transaksi dan pembiayaan dapat terpenuhi secara lebih mudah, cepat, dan relevan melalui perkembangan ekonomi nasional,” imbuh Novita.

Baca: Bukan Menteri Keuangan, Ini Sosok Pencetus THR PNS yang Segera Cair

Selanjutnya, dari sisi kualitas kredit, Cost of Credit (CoC) Bank Mandiri per Januari 2026 juga mengalami penurunan sebesar 21 basis poin (bps) YoY mencapai 0,35% dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) tetap terjaga stabil di 0,97% atau turun 3 bps secara tahunan.

Dampak dari hal tersebut adalah mendukung efisiensi biaya dana sekaligus memperkuat struktur likuiditas perusahaan.

Baca: Energi Murah untuk Industri: Kunci RI Keluar dari Middle Income Trap

Dari sisi kinerja keuangan, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp 4,65 triliun per Januari 2026 atau tumbuh 16,18% YoY. akibat Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri secara bank only tercatat sebesar Rp 1.635,5 triliun atau tumbuh 17,29% YoY, sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah.

Komposisi dana tersebut didominasi dana murah dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) terjaga di level 73%,

Hal ini tercermin dari rasio Cost to Income Ratio (CIR) yang membaik menjadi 37,75%, turun 3,44% dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di atas 40%.

Kinerja ini ditopang akselerasi transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri yang tumbuh 49,3% YoY, disertai peningkatan aktivitas Kopra by Mandiri sebesar 27% YoY.

Analisis mendalam tentang Kredit Tumbuh 15,62%, Bank Mandiri Catat Kinerja Solid di Awal 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *