Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Ditutup Parkir di Rp18.080 per Dolar AS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Data tersebut akan menjadi salah satu petunjuk mengenai kondisi ketenagakerjaan AS sekaligus prospek kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260928101540-19-771371/video-dolar-as-makin-perkasa-rupiah-dekati-rp-18000-per-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/771371?comscore=off”,”time”:407,”title”:”Video: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/28/dolar-as-makin-eprkasa-rupiah-anjlok-dekati-rp-18000-per-dolar-as-1790565607759_169.png”}]’); Next Article NIlai Tukar Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperingatkan potensi penurunan peringkat utang jika rasio beban bunga terhadap penerimaan negara tidak turun di bawah 15% dalam dua tahun ke depan.
“Kalau ke depan, dalam dua tahun ke depan, itu tidak turun ke bawah 15%, ada potensi downgrade yang bisa dilakukan,” kata Irman.
Menurutnya, pemerintah perlu menjaga defisit APBN maksimal 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) guna menekan biaya pinjaman dan menjaga kepercayaan investor.
Dari eksternal, gejolak pasar saham global turut menjadi perhatian setelah aksi jual saham teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Wall Street merambat ke sejumlah bursa utama Asia.
Tekanan tersebut turut mendorong investor mencari aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.
BI menilai cadangan devisa yang memadai dapat mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas perekonomian.
Di sisi lain, risiko fiskal Indonesia turut menjadi perhatian.
Rupiah Ditutup Parkir di Rp18.080 per Dolar AS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 783014, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261106150526-17-783014/rupiah-ditutup-parkir-di-rp18080-per-dolar-as’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elaine Tairio, CNBC Indonesia 06 November 2026 15:08 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah diΒ Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah menutup perdagangan pekan ini melalui pelemahan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (6/11/2026).
Meski demikian, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi faktor yang dapat membatasi penguatan dolar.
Pelaku pasar juga menantikan rilis data non-farm payrolls (NFP) AS periode Oktober pada malam ini pukul 20.30 WIB.
Pasar memperkirakan ekonomi AS menambah 65.000 lapangan kerja pada Oktober, meningkat dari 29.000 pada September.
Meski sempat tertekan cukup dalam, mata uang Garuda berhasil memangkas pelemahannya menjelang akhir perdagangan.
Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,03% ke posisi Rp18.080/US$, dibandingkan penutupan Kamis (5/11/2026) di level Rp 18.075US$.
Rupiah sejatinya sempat dibuka menguat 0,03% ke posisi Rp18.070/US$.
Namun, pergerakannya kemudian berbalik arah hingga menyentuh Rp18.140US$, sebelum kembali menguat dan memangkas pelemahannya menjadi hanya 5 poin dari penutupan kemarin.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,39% ke posisi 101,939.
//
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2026 meningkat menjadi US$146,8 miliar dari US$146,3 miliar pada September.
Kenaikan tersebut terutama ditopang penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah oleh BI.
“Posisi cadangan devisa pada akhir Oktober 2026 setara melalui pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat (6/11/2026).
Posisi tersebut masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Analisis mendalam tentang Rupiah Ditutup Parkir di Rp18.080 per Dolar AS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
