Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)
5.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
2.
Budiman dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan September 2026, Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
PT Bank OCBC NISP Tbk
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261015132709-19-776472/video-bi-buka-suara-soal-efek-isu-global-ke-pelemahan-rupiah”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776472?comscore=off”,”time”:84,”title”:”Video: BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/15/bi-buka-suara-soal-efek-isu-global-ke-pelemahan-rupiah-1792045748483_169.png”}]’); Next Article Begini Dukungan OJK dan Perbankan dalam Implementasi DHE SDA
Harapannya, bakal makin banyak bank yang ditetapkan sebagai bank devisa.
“Tentunya evaluasi akan terus dilakukan.
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!
“Yang dalam daftar ada 36 tetapi yang kita realisasikan baru 16 ya,” ujar Airlangga saat menanggapi pertanyaan tersebut, Jumat (6/11/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Aida Suwandi Budiman mengatakan sebenarnya pemerintah sudah memberikan pengecualian terhadap eksportir dari negara tertentu untuk bisa menentukan bank devisa selain Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pengecualian ini diberikan kepada eksportir sektor pertambangan dalam rangka pelaksanaan perjanjian bilateral, kesepahaman atau kesepakatan perdagangan.
Saat ini, total bank devisaΒ menjadi 16, yang terdiri dari lima bank devisa BUMN dan 11 bank devisa non-BUMN.
Aida mengatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap bank devisa tersebut setiap tiga bulan sekali.
Di sisi lain, memilih tidak memanfaatkan Pasal 18A wajib menyampaikan surat kepada Kepala Departemen Pengelolaan Kepatuhan dan Laporan Bank Indonesia, dengan tembusan kepada Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan. sedangkan Eksportir yang memanfaatkannya dikenakan kewajiban penempatan paling sedikit 30% untuk jangka waktu paling singkat 3 bulan pada bank devisa yang ditetapkan, termasuk bank devisa non-BUMN.
Eksportir yang tidak memanfaatkan Pasal 18A tetap tunduk pada ketentuan PP 2/2026, yaitu penempatan 100% selama paling singkat 12 bulan pada Bank Devisa BUMN untuk sektor pertambangan nonmigas, dengan lima tujuan penggunaan sebagaimana Pasal 11A; atau penempatan paling sedikit 30% selama paling singkat 3 bulan pada Bank Devisa BUMN untuk sektor pertambangan migas.
Eksportir yang memenuhi kriteria
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
4.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI)
6.
Jadi tentunya nanti insyaallah akan sampai daftar yang lebih panjang lagi untuk bank-bank tersebut,” ujar Aida.
Sebagaimana diketahui, deretan bank devisa ini dapat dimanfaatkan eksportir untuk mendapatkan fasilitas DHE sesuai ketentuan dalam Pasal 18A Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026.
Pasal 18A merupakan fasilitas yang pemanfaatannya bersifat opsional bagi eksportir sektor pertambangan yang memenuhi kriteria.
Apabila surat tersebut tidak disampaikan, eksportir dinyatakan secara otomatis memilih untuk memanfaatkan fasilitas Pasal 18A.
Baca: Bocoran Revisi Keempat DHE: Penukaran Valas ke Rupiah Bisa Sampai 100%
Adapun daftar bank devisa itu menjadi sebagai berikut
1.
Tiap 3 bulan ya kita akan melakukan evaluasi tersebut.
Namun, yang direalisasikan baru 16 bank.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: BI Buka Suara Efek Aturan Baru DHE SDA, Rupiah Bisa Kian Perkasa?
Surat pernyataan disampaikan selambatnya 5 hari kerja setelah pengumuman.
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 783086, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261106173818-17-783086/pengusaha-minta-bank-swasta-ri-jadi-tempat-parkir-dhe-bi-menjawab’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Dovana Hasiana, CNBC Indonesia 06 November 2026 18:55 Foto: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S.
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
14.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menanyakan kemungkinan bank nasional swasta untuk menjadi bank devisa sebagai tempat penempatan rekening khusus Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) bagi eksportir.
Hal itu disampaikan di sela Sosialisasi Perkembangan Implementasi DHE SDA dan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pada dasarnya sudah terdapat 36 bank yang berpotensi menjadi bank devisa.
Analisis mendalam tentang Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
