Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Aset Industri Asuransi RI Dibayangi Gejolak IHSG yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Aset Industri Asuransi RI Dibayangi Gejolak IHSG Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 782932, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261106120123-17-782932/aset-industri-asuransi-ri-dibayangi-gejolak-ihsg’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 06 November 2026 13:05 Foto: Ilustrasi Asuransi (Photo by Kindel Media from Pexels) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);
Jakarta, CNBC Indonesia – Proyeksi pertumbuhan kinerja industri asuransi Tanah Air hingga akhir tahun dikoreksi dari target yang telah ditetapkan pada awal 2026.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono mengatakan pihaknya melakukan koreksi pertumbuhan aset asuransi untuk tahun ini.
Salah satu faktornya adalah kondisi pasar keuangan yang saat ini mengalami volatilitas.
“Kami sampaikan kembali, OJK di awal tahun 2026 memproyeksikan pertumbuhan aset program perasuransian itu 5%-7% dan disesuaikan menjadi 2%-4% melalui mempertimbangkan kondisi industri dan pasar keuangan,” ujarnya dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, Kamis (5/11/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: 17 Asuransi & Dapen Masuk Radar Pengawasan Khusus OJK, Ada Apa?
Hingga Agustus 2026, aset industri perasuransian tumbuh sebesar 2,56% YoY.
Industri asuransi dan penjaminan diperkirakan tumbuh 2%-4% pada akhir tahun.
Menurut Ogi, pertumbuhan aset hingga akhir tahun akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya perkembangan penghimpunan premi dan pembayaran klaim, kinerja investasi di tengah volatilitas pasar keuangan, dan kondisi ekonomi domestik yang memengaruhi permintaan produk asuransi.
“Perubahaan nilai aset dan pencatatan akibat reklasifikasi juga bisa memengaruhi angka pertumbuhan yang dilaporkan,” jelas Ogi.
Di tengah berbagai faktor yang menekan perkembangan aset asuransi tersebut, Ogi menyatakan industri perlu memperkuat bisnis inti melalui pengembangan produk dan kanal distribusi sesuai kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan serta menjaga kepercayaan para pemegang polis.
Dari sisi pengelolaan keuangan, perusahaan perlu mengelola investasi secara prudent, menjaga kecukupan likuiditas dan permodalan, berupaya untuk mengendalikan klaim dan biaya operasional agar pertumbuhan aset didukung oleh kinerja yang sehat.
Kisaran proyeksi 2%-4% tersebut, lanjut Ogi, masih menjadi acuan yang akan bergantung pada perkembangan kondisi hingga akhir tahun.
Ini dihadapi seluruh negara di dunia,” ujarnya.
Melihat peningkatan tekanan global tersebut, OJK pun melakukan penyesuaian proyeksi pertumbuhan industri jasa keuangan.
“OJK mendorong industri untuk tidak hanya fokus pada perkembangan aset secara nominal, tetapi juga memperhatikan kualitas pertumbuhan, termasuk profit yang berkalnjutan, modal yang memadai, dan pemenuhan kewajiban ke pemegang polis,” tutupnya.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam kesempatan yang sama juga mengatakan terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian pihak otoritas saat ini, seperti ketidakpastian global yang tinggi melalui berbagai konflik geopolitik.
“Hal ini menyebabkan harga energi meningkat dan inflasi tinggi, serta meningkatkan ekspektasi suku bunga tinggi.
“Hal ini terlihat dari kredit perbankan pada September 2026 tumbuh 13,26% YoY melalui NPL gross 2,07%,” jelasnya.
(asr/asr) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261102092733-19-781408/video-ojk-ungkap-ada-rencana-penggalangan-dana-rp2624-t-di-bei”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/781408?comscore=off”,”time”:69,”title”:”Video: OJK Ungkap Ada Rencana Penggalangan Dana Rp26,24 T di BEI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/11/02/ojk-ungkap-ada-rencana-penggalangan-dana-rp2624-t-di-bei-1793592060448_169.png”}]’); Next Article 17 Asuransi & Dapen Masuk Radar Pengawasan Khusus OJK, Ada Apa?
Sementara, program dana pensiun diprediksi tumbuh 4%-6%, melalui aset program penjaminan tumbuh 28%-30%.
“Ini lebih dipengaruhi reklasifikasi aset yang dikelola asuransi ke perusahaan penjaminan,” jelas Kiki, sapaan akrab Friderica.
Untuk sektor Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), piutang industri pembiayaan diperkirakan tumbuh sekitar 2% hingga 4% pada akhir tahun ini.
Menurut Kiki, tekanan perekonomian global berimbas pada penjualan kendaraan bermotor dan tren pembiayaan investasi.
Meskipun berada di tengah tantangan, Kiki menegaskan sektor jasa keuangan nasional tetap menunjukkan ketahanan dan intermediasi dengan baik.
Analisis mendalam tentang Aset Industri Asuransi RI Dibayangi Gejolak IHSG akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
