Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Harga Minyak Anjlok

Harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari 7% pada Senin (2/11/2026), seiring meningkatnya harapan berakhirnya perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran setelah perundingan damai melibatkan pejabat Iran dan Qatar.

Minyak mentah Brent ditutup turun 7,63% ke US$104,77 per barel.

Pemilu Sela AS 2026: Trump Terancam, Demokrat Bidik Kongres

Pemilu sela Amerika Serikat (AS) digelar pada hari ini, Selasa (3/11/2026) melalui taruhan besar bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik.

Meski melemah, angka ini melampaui perkiraan pasar sebesar 51,6 dan menandai ekspansi selama 11 bulan berturut-turut.

Produksi tumbuh pada laju tercepat dalam enam bulan, didorong kenaikan pesanan baru dan peluncuran produk baru.

Sejak menyentuh level tertingginya, IHSG berbalik arah dan melemah secara bertahap.

Indeks dibuka di level 5.126,53, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya, dan sempat menyentuh titik tertinggi harian di level 5.143,58 pada awal perdagangan sekitar pukul 09.00 WIB.

Hingga pukul 11.02 WIB, IHSG berada di level 4.994,43, turun 102,40 poin atau 2,01%.

Manufaktur China Melandai

PMI Manufaktur China versi RatingDog turun tipis menjadi 52,0 pada Oktober 2026, dari 52,1 pada September.

Rapat KSSK

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan menggelar rapat dan konferensi pers pada hari ini, Selasa (3/11/2026).

Menarik ditunggu apa hasil kajian dari sistem keuangan Indonesia di kuartal III serta kebijakan baru apa yang akan disampaikan anggota KSSK.
Di tengah gejolak global, pernyataan KSSK diharapkan bisa memberi arah yang jelas ke depan mengenai kebijakan sektor keuangan Indonesia.

Anggota KSSK juga dharapkan bisa menjawab pertanyaan public mengenai kejatuhan pasar modal Indonesia serta rupiah serta dampak aturan baru pasar modal.

4.

Permintaan ekspor juga meningkat, meski lajunya melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261028100331-19-780103/video-akhir-2026-rupiah-diramal-bergerak-di-rp-17800–rp18200-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/780103?comscore=off”,”time”:223,”title”:”Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800 – Rp18.200/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/28/akhir-2026-rupiah-diramal-bergerak-di-rp-17800-rp-18200-per-usd-1793157288823_169.png”}]’); Next Article Breaking!

Dengan penurunan tersebut, indeks acuan bursa nasional ini kembali berada di bawah level psikologis 5.000.

Padahal, pergerakan IHSG hari ini diawali melalui penguatan.

Demokrat berupaya merebut kendali Kongres di tengah merosotnya popularitas Trump dan tekanan biaya hidup.

Menurut University of Florida Election Lab, lebih dari 57 juta warga AS telah memberikan suara lebih awal hingga Senin, melampaui 46 juta pemilih pada pemilu sela 2022.

2.

IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 781820, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261103110410-17-781820/breaking-ihsg-turun-2-ini-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 03 November 2026 11:05 Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin tertekan pada perdagangan sesi I Selasa (3/11/2026).

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 7,36% ke US$96,46 per barel.

Sentimen pasar membaik setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan Teheran akan berupaya menyelesaikan konflik melalui dialog.

Faktor penyebabnya adalah tekanan dari sejumlah sektor, antara lain, sektor infrastruktur yang anjlok 3,1%, disusul oleh sektor material dasar yang anjlok 2,8%, dan sektor energi yang anjlok 2,7%.

Adapun saham-saham pemberatIHSG antara lain, PT. yang mengakibatkan IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Penyebab pelemahan IHSG di sesi I perdagangan pagi ini

(MAPI).

Pasar keuangan Indonesia hari ini akan dibayangi sejumlah sentimen, baik dari dalam ataupun luar negeri.

Jatuhnya harga minyak diharapkan bisa menjadi katalis positif bagi pasar saham dan rupiah.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang mungkin tercapai.

Penurunan harga minyak menjadi kabar baik bagi Indonesia sebagai importir neto minyak, terutama untuk mengurangi tekanan APBN dan inflasi.

3.

Sempat terjadi rebound terbatas di kisaran 5.080 pada awal sesi, tetapi tekanan jual kembali mendominasi dan menyeret indeks semakin dalam.

Memasuki pukul 10.00 WIB, IHSG turun ke kisaran 5.020, lalu sempat bangkit tipis ke area 5.040 sebelum kembali terkoreksi.

(BRMS).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sementara saham-saham penekan koreksiIHSG antara lain, PT.

Menjelang pukul 11.00 WIB, indeks menembus level 5.000 dan menyentuh titik terendah harian di 4.993,20.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat sebanyak 102,03 juta lot melalui nilai transaksi mencapai Rp3.922,83 miliar atau sekitar Rp3,92 triliun.

Baca: Breaking!

Sebaliknya, pemilu AS mungkin bisa menjadi tekanan.

Dari dalam negeri, hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan data inflasi bisa menjadi penggerak sentimen hari ini.

Berikut beberapa sentimen pasar hari ini:

1.

Analisis mendalam tentang Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *