OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 781284, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261101183248-17-781284/ojk-ungkap-alasan-sebenarnya-inklusi-keuangan-syariah-ri-masih-minim’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Halimatus Sadiyah,  CNBC Indonesia 01 November 2026 20:15 Foto: Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi di acara Syariah Financial Fair di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026).

Menurut dia, keterbatasan aksesibilitas masih menjadi salah satu hambatan utama dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Tanah Air.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Waspada HP Dibajak, Ini Tips dari Badan Intelijen dan OJK

“Untuk bank-bank syariah terus kita dorong supaya dia bisa meningkatkan aksesibilitas kepada masyarakat,” kata pimpinan OJK yang akrab disapa Kiki tersebut dalam acara Syariah Financial Fair (SYAFIF) di Makassar, Minggu (1/11/2026).

Selain aksesibilitas, tantangan lainnya adalah inovasi dan diferensiasi produk.

Saat ini, Indonesia menempati peringkat keempat dalam Global Islamic Economy Indicator Score 2025-2026.

Baca: Penyidikan Kasus BPR DCN Malang Rampung, OJK Serahkan 2 Tersangka

Kiki menilai posisi Indonesia sebagai negara melalui populasi Muslim terbesar di dunia menjadi modal strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus mengejar posisi teratas.

Dampak dari hal tersebut adalah mereka dapat terhindar dari berbagai risiko akibat minimnya literasi keuangan, mulai dari penipuan hingga investasi ilegal.

(hsy/haa) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261016100847-19-776741/video-ojk-respons-msci-peluang-ri-turun-ke-standalone-market”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/776741?comscore=off”,”time”:89,”title”:”Video: OJK Respons MSCI & Peluang RI Turun ke "Standalone Market"”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/16/ojk-buka-respons-msci-peluang-ri-turun-ke-standalone-market-1792120466395_169.png”}]’); Next Article OJK Ungkap Literasi Keuangan RI Tembus 69%, Inklusi Sudah 93% akibat Melalui PELITA Syariah, OJK berharap pemahaman masyarakat semakin meningkat

Pelaku industri keuangan syariah perlu menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki keunggulan kompetitif, tetapi juga relevan melalui kebutuhan masyarakat luas.

Kiki mencontohkan produk pembiayaan rumah berbasis syariah yang saat ini cukup diminati masyarakat, termasuk kalangan non-Muslim.

Pada 2026, kegiatan tersebut telah diselenggarakan di empat kota dan menjangkau ribuan orang.

Dalam penutupan SYAFIF di Makassar, OJK bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), turut meluncurkan Panduan Referensi dan Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah).

Terlebih, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat sebenarnya telah mencapai 43,07%.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, tingginya tingkat literasi tersebut belum diikuti melalui akses yang memadai terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

Panduan tersebut memuat naskah referensi khutbah yang dapat dimanfaatkan para tokoh agama untuk mengedukasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

Menurut dia, daya tarik produk tersebut menunjukkan bahwa layanan keuangan syariah berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas apabila mampu menawarkan nilai tambah bagi konsumen.

“Ketika satu produk syariah itu bagus, yang menggunakan tidak hanya orang Muslim, tetapi semua agama juga senang menggunakannya.”

Di sisi lain, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya dalam industri ekonomi syariah global.

(CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah) //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 13,4%, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Angka ini menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia belum terjangkau dan memanfaatkan produk-produk keuangan syariah.

Padahal, sebagai negara melalui populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri keuangan syariah.

Tingkat literasi keuangan syariah yang telah mencapai 43,07% juga dinilai sebagai modal awal untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah nasional.

Adapun SYAFIF merupakan program OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah masyarakat.

Analisis mendalam tentang OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *