Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sejak terjadi perubahan komposisi pemegang saham pada 26 Juni 2024, Inhealth masuk ke dalam struktur Holding IFG dan menjadi perusahaan anak IFG Life.

Sebelumnya, sebanyak 80% saham Inhealth digenggam oleh Bank Mandiri, kemudian Kimia Farma sebanyak 10%, dan IFG Life sebesar 10%.

Divestasi ini diharapkan dapat merepresentasikan perusahaan negara yang mampu bersaing melalui perusahaan asuransi jiwa global,” tulis manajemen.

Dikutip dari paparan kinerja keuangan, Bank Mandiri saat ini masih memiliki anak usaha yang bergerak di sektor asuransi, yaitu AXA Mandiri Financial Services dengan kepemilikan saham sebesar 51,00%.

Selain itu, bank dengan logo pita emas ini memiliki 7 anak usaha, yaitu Mandiri Taspen, Bank Mandiri Europe Limited, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Utama Finance, Mandiri Sekuritas, Mandiri Capital, dan Mandiri Remittance.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); (rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261008141232-19-774427/video-kinerja-asuransi-strategi-menjangkau-pasar-baru”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/774427?comscore=off”,”time”:346,”title”:”Video: Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/08/kinerja-asuransi-strategi-menjangkau-pasar-baru-1791448549574_169.png”}]’); Next Article Adhi Karya (ADHI) Mau Gelar RUPSLB, Salah Satunya Bahas Divestasi

Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 780395, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261029053321-17-780395/mandiri–bmri–jual-saham-inhealth-ke-ifg-life-senilai-rp570-miliar’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Annisa S Rini,  CNBC Indonesia 29 October 2026 06:35 Foto: dok Istimewa //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – PT.

(BMRI) telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat melalui IFG Life terkait dengan divestasi PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia.

Dengan divestasi sebanyak 200.000 saham Inhealth atau setara 20% ekuitas perusahaan, maka Bank Mandiri melepas seluruh saham yang dimiliki kepada IFG Life.

“Mengingat bahwa IFG Life dan perseroan [Bank Mandiri] adalah pihak-pihak yang terafiliasi berdasarkan pasal 1 butir 1 POJK No.42/2020, maka divestasi Inhealth merupakan suatu Transaksi Afiliasi,” jelas manajemen BMRI.

Dikarenakan nilai transaksi, total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha Inhealth dibandingkan melalui Bank Mandiri jauh dari ambang batas transaksi material sebesar 20%, maka divestasi ini bukan transaksi material dan tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Bank Mandiri juga menyampaikan transaksi ini dilakukan dalam rangka inisiatif streamlining asuransi jiwa yang bertujuan memperkuat industries asuransi jiwa melalui konsolidasi perusahaan di bawah supervisi Danantara Asset Management (DAM) dan IFG sebagai holding perusahaan asuransi milik negara.

“Di mana diperlukan sinergi antar pihak yang terafiliasi untuk merealisasikan tujan tersebut.

Sebanyak 200.000 saham Inhealth yang dimiliki Mandiri dilepas kepada IFG Life.

Melansir dari keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/10/2026), penandatanganan tersebut dilaksanakan pada 26 Oktober 2026.

“Harga jual beli saham atas Saham Yang Dijual sebagaimana disepakati pada Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat adalah sebesar Rp570 miliar,” demikian penjelasan dalam keterbukaan Bank Mandiri, Kamis (29/10/2026).

Baca: Mandiri Rinci Kredit Jhonlin, Begini Mitigasi Agunan JARR-PGUN

Sebagai informasi, komposisi pemegang saham Inhealth saat ini terdiri dari PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) sebesar 80% dan Bank Mandiri sebesar 20%.

Analisis mendalam tentang Mandiri (BMRI) Jual Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *